Tanjungbalai, Sinata.id – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai menggelar program Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, turun langsung memantau pelaksanaan GPM di halaman Kantor Kecamatan Datuk Bandar, Rabu (11/2/2026). Kehadiran wali kota menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Mahyaruddin menegaskan bahwa GPM merupakan agenda rutin Pemko Tanjungbalai setiap menjelang hari besar keagamaan. Program ini dirancang untuk mengantisipasi lonjakan harga sekaligus menjamin ketersediaan bahan pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
“Melalui GPM, pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau. Ini bagian dari komitmen kami menjaga daya beli dan stabilitas ekonomi daerah,” ujar Mahyaruddin.
Baca juga:Gerakan Pangan Murah Jaga Stabilitas Harga di Toba
Pelaksanaan GPM kali ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Badan Pangan Nasional, Bank Indonesia, serta Bulog Divre Kisaran. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan potensi gejolak harga di pasaran.
Sejumlah komoditas penting dijual dengan harga di bawah rata-rata pasar, antara lain beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp56.500, telur ayam Rp48.000 per papan, Minyakita Rp14.500 per kilogram, serta gula pasir Rp17.000 per kilogram.
Wali Kota Mahyaruddin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan GPM sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menjaga stabilitas harga serta memperkuat ketahanan pangan di Kota Tanjungbalai.
“Semoga kegiatan ini dapat membantu masyarakat dan menjadi langkah nyata dalam menciptakan kesejahteraan yang lebih merata,” tuturnya. (SN10)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini