Simalungun, Sinata.id – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Senin (20/4/2026) sore menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Simalungun.
Salah satu titik terdampak berada di Jalan Akasia Raya, Perumnas Batu Enam, Kecamatan Siantar, yang sempat membuat arus kendaraan terhenti akibat genangan air meluap.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi drainase diduga menjadi penyebab utama banjir. Saluran drainase di sisi kiri jalan berukuran besar, namun tidak mampu menampung debit air. Sementara itu, drainase di sisi kanan jalan hanya berukuran kecil dan tertutup tanah, sehingga tidak berfungsi secara optimal.
Selain itu, sebagian saluran di sisi kiri juga tertutup oleh akses jalan yang dibuat warga menuju rumah, yang diduga turut menghambat aliran air ke drainase.
Seorang warga, T. Siahaan, mengungkapkan bahwa banjir di kawasan tersebut sudah sering terjadi setiap kali hujan deras. Ia menyebut laporan telah berulang kali disampaikan kepada pemerintah setempat.
“Kalau hujan deras, pasti banjir. Sudah sering kami sampaikan, bahkan saat musrenbang, tapi belum ada realisasi,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Keluhan serupa disampaikan Marga Naibaho. Ia menilai tidak hanya persoalan drainase yang belum ditangani, tetapi juga kerusakan infrastruktur jalan di kawasan tersebut.
“Bukan hanya drainase, kondisi Jalan Makadame Raya juga sudah rusak parah, tetapi belum diperbaiki. Warga sudah sering menyampaikan, namun belum ada respons,” katanya.
Saat dikonfirmasi, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Simalungun melalui Bidang Sumber Daya Air menyebutkan bahwa pelaporan harus dilakukan secara berjenjang.
“Laporan seharusnya disampaikan melalui pangulu, kemudian ke UPTD, baru diteruskan ke kami,” ujar salah satu pegawai di kantor tersebut.
Namun hingga berita ini diterbitkan, Kepala Bidang Sumber Daya Air, Mhd Efrizal Lubis, belum memberikan keterangan resmi terkait langkah penanganan banjir di wilayah tersebut.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan konkret untuk memperbaiki sistem drainase dan infrastruktur, agar banjir yang terus berulang tidak lagi merugikan masyarakat. (SN19)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini