Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Simalungun

Temui Warga Sihaporas, Bane Desak Pemerintah Selesaikan Konflik Lahan TPL

temui warga sihaporas, bane desak pemerintah selesaikan konflik lahan tpl
Bane salurkan bantuan sembako ke warga Sihaporas

Simalungun, Sinata.id – Anggota DPR RI, Bane Raja Manalu, temui masyarakat Desa Sihaporas, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun,  Jumat (26/9/2025).

Bane datang untuk menyerap aspirasi dan memberikan bantuan bahan pokok pada masyarakat yang menjadi korban kekerasan dalam bentrokan dengan pihak PT Toba Pulp Lestari (TPL).

Advertisement

“Hari ini mereka tidak bisa beraktivitas karena lahan tempat mereka menanam tidak bisa diakses, tanaman dirusak, jalanan diputus, tidak bisa menghasilkan pendapatan untuk kebutuhan hidup,” ujar Bane.

Berdasarkan laporan warga, akses jalan menuju ladang diputus pihak tertentu pada Senin (22/9/2025) malam. Dan, pada pagi harinya, terjadi bentrokan antara warga dan pihak pengamanan PT TPL.

Baca Juga  Pentingnya SOP Terintegrasi untuk Pelayanan Cepat

Warga yang terlibat konflik merupakan masyarakat Adat Sihaporas yang mempertahankan tanah adat dan area ladangnya. Akibat bentrokan tersebut, puluhan warga terluka fisik dan psikis, belasan kendaraan bermotor milik warga dibakar.

“Ini realita yang mereka alami, negara harus hadir di sini, wilayah ini sudah ditempati warga turun temurun,” ungkap Bane.

Menurut Ketua Lamtoras Sihaporas, Mangitua Ambarita, Desa Adat Sihaporas memiliki luas 2.000 hektare. Masyarakat adat Sihaporas hanya akan menggunakan lahan seluas 500 hektare untuk perkebunan dan pertanian, sedangkan sisanya akan dikembalikan menjadi hutan.

“Kami masyarakat Sihaporas yang selalu tertindas, kami berharap ada pihak yang menjembatani kami ke negara untuk mendapatkan solusi,” ungkap Mangitua Ambarita.

Baca Juga  Pria yang Gantung Diri Tinggalkan Pesan Haru di Dinding Gubuk

Bane mendesak pemerintah segera hadir memberikan solusi konkret untuk masyarakat Sihaporas demi keadilan dan menjaga pelestarian lingkungan hidup.

Bane menegaskan, apa yang ia suarakan sejalan dengan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam Rakernas V PDI Perjuangan pada Mei 2024.

Dalam salah satu rekomendasi Rakernas tersebut, PDI Perjuangan mendesak pemerintah untuk menghentikan deforestasi dengan moratorium alih fungsi lahan hutan dan penggundulan hutan serta mendorong reforestasi lahan hutan yang terdegradasi.

“Negara harus bertindak adil untuk semua anak bangsa. Saya berdiri bersama masyarakat Sihaporas, dan saya yakin PDI Perjuangan juga bersama rakyat,” ungkap Bane.

Bane menemui masyarakat Sihaporas bersama anggota DPRD Kabupaten Simalungun, Maraden Sinaga dan Jonson Sinaga. Selain menyerap aspirasi, Bane juga menyalurkan bantuan bahan pokok untuk masyarakat setempat. (SN11)

Baca Juga  Jalan yang Putus Total di Siporkas Simalungun Akan Diperbaiki 2026

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini