Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Ayo Lihat! Hujan Meteor Geminid akan Hadir Malam Minggu Ini

ayo lihat! hujan meteor geminid akan hadir malam minggu ini
Geminid meteor (Foto: ABC News)

Jakarta, Sinata.id – Dijuluki sebagai salah satu pertunjukan langit paling terang dan intens, Geminid menjanjikan tontonan hingga 150 meteor per jam! Bersiaplah untuk menyaksikan ribuan bintang jatuh melesat dari rasi bintang Gemini.

Malam Minggu Paling Bersinar
​Hujan meteor Geminid sebenarnya telah berlangsung sejak 4 Desember dan akan berakhir pada 20 Desember 2025.

Advertisement

Namun, sorotan utama—momen ketika langit seperti dihujani cahaya—akan terjadi pada masa puncaknya.
​Secara global, puncak fenomena ini diprediksi terjadi sekitar 13 atau 14 Desember.

Khusus bagi para pengamat di Indonesia, waktu terbaik untuk menikmati intensitas tertinggi jatuh pada malam hari 14 hingga 15 Desember 2025, mencakup sepanjang akhir pekan.

Baca Juga  Pria Beristri Cabuli 3 Remaja, 1 Korban Hamil 3 Bulan

​Mengapa Geminid begitu istimewa? Dibandingkan kebanyakan hujan meteor yang intensitas puncaknya hanya mencapai puluhan, Geminid dapat menghadirkan hingga 150 meteor per jam di langit yang gelap. Jumlah ini menjadikannya salah satu atraksi astronomi paling spektakuler dan wajib ditonton di penghujung tahun.

Cara Terbaik Menikmati Pesta Cahaya Ini
​Menurut para ahli dari NASA, Geminid unik karena periode aktivitas maksimumnya yang berlangsung hampir seharian penuh. Walaupun begitu, waktu paling ideal untuk mengamati “bintang jatuh” ini adalah sejak malam tiba hingga menjelang fajar.

Meteor pertama biasanya mulai terlihat setelah pukul 21.00–22.00 waktu setempat.

​Tidak diperlukan alat bantu yang rumit. Justru, kuncinya adalah kesabaran dan lokasi yang tepat:
​1. Cari Tempat Gelap Total: Jauhi polusi cahaya perkotaan. Lokasi terbuka di luar kota atau pedesaan adalah pilihan terbaik.

Baca Juga  Kisah Leanne Tiernan, Hilang di Hutan, 1.800 Bangunan Diperiksa, Ditemukan di Freezer

2. Adaptasi Mata: Setelah tiba di lokasi, berikan waktu pada mata Anda untuk beradaptasi dengan kegelapan, setidaknya 15 hingga 20 menit. Ini akan membuat cahaya meteor yang cepat melintas menjadi lebih mudah terdeteksi.

3. ​Tatap Langit: Cukup rebahkan diri dan arahkan pandangan ke langit. Anda tidak memerlukan teleskop atau kamera khusus. Meteor-meteor ini, yang tampak seolah berasal dari rasi bintang Gemini, akan melesat melintasi berbagai penjuru langit.

Jika kondisi cuaca cerah dan mendukung, hujan meteor Geminid diprediksi akan menjadi pertunjukan langit yang tak terlupakan. Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan Ratu Hujan Meteor ini menghiasi malam penutup tahun Anda! []

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini