Info Market CPO
πŸ—“ Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.3K β€’ 0.2K β€’DMI β€’ LOCO NGABANG β€’ LOCO PARINDU β€’ LOCO KEMBAYAN β€’ LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K Β· LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K Β· LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Pematangsiantar

Antrean Solar Subsidi Mengular di 2 SPBU Pematangsiantar

antrean solar subsidi mengular di 2 spbu pematangsiantar
Antrean kendaraan mengisi solar di SPBU Ahmad Yani. (foto: sinata/bismar)

Pematangsiantar, Sinata.id – Fenomena antrean kendaraan mengular untuk mengisi Solar subsidi terjadi di sejumlah SPBU Kota Pematangsiantar, Selasa (21/10/2025). Antrean yang membludak hingga ke badan jalan ini memicu kekhawatiran publik akan terjadinya kelangkaan stok.

Namun, pihak Pertamina melalui pegawainya di Depot Pertamina Siantar, Hendrawan membantah adanya indikasi kelangkaan. Dia menyatakan bahwa stok solar subsidi di Pematangsiantar terbilang aman dan dipastikan mencukupi hingga akhir tahun.

Advertisement

Menurutnya, terjadinya antrean panjang ini disebabkan oleh melonjaknya volume kendaraan yang beralih menggunakan Solar bersubsidi dalam beberapa waktu terakhir.

Antrean kendaraan yang signifikan terpantau di SPBU Jalan Ahmad Yani dan Jalan Sisingamangaraja hingga antrean sampai ke jalan raya. Seorang pegawai SPBU Jalan Ahmad Yani yang enggan namanya dipublikasikan mengonfirmasi bahwa masalahnya bukan pada ketersediaan barang.

Baca Juga  Hari Bumi 2026, Gerakan Oikumenis Sumut Tolak Peninjauan Kembali Pencabutan Izin PT TPL

β€œAntrian disebabkan bukan karena kosong, bang. Cuma memang angka jumlah pengisi yang sudah mulai naik satu minggu ini. Stok di di sini mencapai 1.600 liter per hari,” tuturnya. (SN13)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini