Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 04 Juni 2026 |17:08 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K • 0.5K DMI • BLW • FOB TDUKU • FRC TBAYUR • FRC PLMBG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
MERANTI7 N4 (MERANTI7)
Vol: 0.5K · DMI
15025 (AGM) 15010 (IBP) 14921 (EUP) 15075 AGM ACC
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · BLW
15025 (ARM) 15010 (MM) 14951 (EOP) 15075 ARM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
14825 (AGM) 14785 (MM) 14736 (PRISCOLIN) 14875 AGM ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FRC TBAYUR
14880 (WIRA) 14759 (WNI) 8000 (PRCW) 14945 WIRA ACC
N7 N4 (N7)
Vol: 0.5K · FRC PLMBG
14875 (AGM) 14860 (MM) 14771 (PRISCOLIN) 14925 AGM ACC
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi transaksi ACC dengan persaingan harga yang cukup ketat antar bidder. AGM memenangkan tender DMI, FOB TDUKU, dan FRC PLMBG, sementara ARM unggul di BLW dan WIRA memenangkan tender FRC TBAYUR. Tender LOCO LUWU belum terdapat bidder.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Pematangsiantar

Warga Siantar Timur Banyak Terkena ISPA dan Hipertensi, Ini Datanya

warga siantar timur banyak terkena ispa dan hipertensi, ini datanya
UPTD Puskesmas Kesatria. (sinata)

Pematangsiantar, Sinata.id – Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) atau acute nasopharyngitis (common cold) serta hipertensi masih menjadi keluhan kesehatan paling banyak ditangani di UPTD Puskesmas Kesatria, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, selama lima bulan pertama tahun 2026.

Berdasarkan data kunjungan pasien yang dihimpun, kasus ISPA mendominasi pada Januari, Februari, dan April. Sementara itu, hipertensi esensial (primer) menjadi penyakit terbanyak pada Maret dan Mei.

Advertisement

Kepala Tata Usaha (KTU) Puskesmas Kesatria, Dorysdey Harianja, mengatakan tingginya angka kunjungan pasien dengan keluhan ISPA dan hipertensi menjadi perhatian serius pihak puskesmas.

“Data yang kami himpun menunjukkan bahwa ISPA dan hipertensi masih menjadi dua penyakit yang paling sering ditemukan pada masyarakat yang datang berobat ke Puskesmas Kesatria. Kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama agar masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan,” ujar Dorysdey, Rabu (10/6/2026).

Baca Juga  Soal Iklan Rokok Dekat Sekolah, DPMPTSP Angkat Tangan

Menurutnya, kasus ISPA umumnya dipicu oleh perubahan cuaca, menurunnya daya tahan tubuh, serta kurangnya penerapan pola hidup bersih dan sehat.

Sementara itu, hipertensi banyak dipengaruhi oleh pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, stres, hingga faktor usia. Kondisi serupa juga terjadi di berbagai fasilitas kesehatan di Indonesia, di mana ISPA dan hipertensi menjadi penyakit yang paling sering ditangani.

Dari data yang tercatat, jumlah kasus ISPA pada Januari mencapai 168 kasus, Februari 123 kasus, dan April 138 kasus. Sedangkan hipertensi tercatat 129 kasus pada Maret dan meningkat menjadi 180 kasus pada Mei.

Dorysdey mengimbau masyarakat agar lebih disiplin menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, mengurangi konsumsi garam berlebih, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Baca Juga  Walikota Pematangsiantar Sambut Danrem 022/PT Kolonel Inf Agus Supriyono di Grand Zuri

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak menunggu sakit terlebih dahulu baru datang ke fasilitas kesehatan. Pemeriksaan rutin sangat penting untuk mendeteksi penyakit sejak dini, terutama hipertensi yang sering tidak menimbulkan gejala namun berisiko menyebabkan komplikasi serius,” tegasnya.

Puskesmas Kesatria juga terus meningkatkan upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan kepada masyarakat guna menekan angka kasus penyakit yang masih mendominasi kunjungan pasien tersebut. (SN10)

 

 

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini