Pematangsiantar, Sinata.id – Penantian panjang ratusan keluarga di Kota Pematangsiantar segera berakhir.
Sebanyak 110 jemaah haji asal Kota Pematangsiantar dijadwalkan kembali ke kampung halaman pada Kamis (4/6/2026), setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Kepulangan para jemaah disambut dengan berbagai persiapan yang dilakukan oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Pematangsiantar bersama Pemerintah Kotar. Berbagai aspek teknis, mulai dari proses penjemputan hingga pengaturan barang bawaan jemaah, telah dipersiapkan guna memastikan kedatangan rombongan berjalan lancar.
Kepala Kemenhaj Kota Pematangsiantar, Luhut Ritonga, mengatakan rombongan jemaah dijadwalkan meninggalkan Mekkah pada Rabu (3/6/2026), sebelum melanjutkan perjalanan menuju Indonesia dan tiba di Pematangsiantar keesokan harinya.
Menurut Luhut, koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk memastikan proses kepulangan berlangsung tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh jemaah maupun keluarga yang akan menjemput.
Kabar menggembirakan juga datang dari Arab Saudi. Hingga menjelang jadwal kepulangan, seluruh jemaah haji asal Pematangsiantar dilaporkan dalam kondisi sehat dan tidak ada yang meninggal dunia selama menjalankan ibadah haji.
“Alhamdulillah, seluruh jemaah berada dalam keadaan sehat dan terus dipantau oleh petugas kesehatan. Kita berharap mereka dapat kembali berkumpul bersama keluarga dengan selamat,” ujar Luhut, Selasa (2/6/2026).
Sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur, Pemerintah Kota Pematangsiantar telah menyiapkan penyambutan khusus bagi para jemaah yang kembali dari Tanah Suci. Wali Kota Pematangsiantar dijadwalkan hadir untuk menyambut langsung kedatangan rombongan.
Selain penyambutan resmi, prosesi adat upah-upah atau tepung tawar juga akan digelar. Tradisi tersebut menjadi simbol doa keselamatan sekaligus ungkapan rasa syukur atas kepulangan para jemaah setelah menunaikan ibadah haji.
Kepulangan 110 jemaah haji asal Pematangsiantar diperkirakan menjadi momen penuh haru dan kebahagiaan. Setelah menjalani perjalanan spiritual selama beberapa pekan di Tanah Suci, para tamu Allah akhirnya kembali berkumpul bersama keluarga dan kerabat di kampung halaman. (SN10)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini