Pematangsiantar, Sinata.id – Perayaan Jubileum 100 Tahun Kongregasi Bruder Budi Mulia di Indonesia tidak hanya menjadi momentum refleksi perjalanan dunia pendidikan, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial untuk masyarakat.
Alumni SMA Swasta Budi Mulia Pematangsiantar menggelar bakti sosial berupa layanan kesehatan gratis dan pembagian sembako bagi warga kurang mampu di Jalan Melanthon Siregar, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Wesly Silalahi bersama Ketua TP PKK, Liswati Wesly Silalahi.
Sejak pagi, ratusan warga tampak memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang dilaksanakan bekerja sama dengan puskesmas se-Kota Pematangsiantar dan Rumah Sakit Harapan Pematangsiantar.
Usai menjalani pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga menerima bantuan paket sembako yang disiapkan panitia.
Selain kegiatan sosial, acara tersebut turut dimeriahkan penampilan paduan suara dan tari kontemporer dari para peserta serta alumni.
Dalam sambutannya, Wesly menyampaikan apresiasi kepada para alumni SMA Budi Mulia yang dinilai tetap memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat.
Menurutnya, kegiatan sosial tersebut menjadi contoh nyata bahwa lembaga pendidikan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kemanusiaan dan semangat berbagi.
“Di tengah kondisi masyarakat saat ini, kegiatan sosial seperti pengobatan gratis dan pembagian bantuan sangat membantu warga. Ini bentuk solidaritas yang patut diapresiasi,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan selamat atas perjalanan 100 tahun Kongregasi Bruder Budi Mulia di Indonesia yang dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam dunia pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.
Wesly menegaskan Pemerintah Kota Pematangsiantar akan terus mendukung kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga, khususnya di bidang kesehatan dan sosial.
Ketua Umum Panitia Jubileum 100 Tahun Kongregasi Bruder Budi Mulia, Dominikus Siallagan, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut, termasuk tenaga kesehatan dari puskesmas dan rumah sakit.
Sementara itu, Ketua Panitia Bakti Sosial, Reinhard Hutahaean, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian alumni SMA Budi Mulia terhadap masyarakat kurang mampu di Kota Pematangsiantar.
Menurutnya, ribuan paket bantuan disiapkan bagi warga prasejahtera, sementara layanan kesehatan gratis diberikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
“Seluruh dana kegiatan berasal dari alumni Budi Mulia yang tersebar di berbagai daerah hingga luar negeri. Ini murni gerakan sosial untuk membantu masyarakat,” katanya.
Kegiatan sosial tersebut menjadi bukti bahwa semangat pengabdian Kongregasi Bruder Budi Mulia yang telah berjalan selama satu abad masih terus hidup dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (SN10)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini