Pematangsiantar, Sinata.id β Kecelakaan lalu lintas terjadi di persimpangan Jalan Tangki, Jalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Naga Pita, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Kamis (21/5/2026).
Kecelakaan itu berupa, becak bermotor (betor) yang disebut hilang kendali, lalu terguling dan menghantam bagian belakang truk Colt Diesel yang tengah melintas.
Insiden itu mengakibatkan pengendara betor tewas di tempat. Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui.
Peristiwa kecelakaan maut itu sempat memicu keributan di lokasi, karena sejumlah warga menduga truk Colt Diesel menjadi penyebab kecelakaan. Benturan keras yang terjadi membuat warga berhamburan mendatangi lokasi kejadian.
Salah seorang warga bernama Idris mengatakan, sebelum kecelakaan terjadi betor melaju dari arah Parluasan menuju Jalan Rakutta Sembiring dengan kecepatan cukup tinggi. Saat tiba di simpang Jalan Tangki, kendaraan itu tiba-tiba oleng dan terguling beberapa kali.
βBetornya melaju kencang. Sampai di simpang Jalan Tangki tiba-tiba hilang kendali lalu terguling beberapa kali. Setelah itu menghantam bagian belakang truk Colt Diesel yang sedang lewat,β ujar Idris.
Menurut Idris, truk Colt Diesel tersebut langsung meninggalkan lokasi usai kejadian sehingga memicu kesalahpahaman warga.
βWarga sempat mengira truknya yang menabrak karena setelah kejadian mobil itu langsung pergi,β katanya.
Tak lama berselang, sopir truk Colt Diesel bernama Edi Purwanto memberikan klarifikasi terkait insiden tersebut.
Ia mengaku sengaja meninggalkan lokasi karena takut menjadi sasaran amukan massa dan memilih mendatangi kantor polisi terdekat untuk mengamankan diri.
Edi menegaskan dirinya tidak menabrak pengendara betor. Ia menyebut kecelakaan terjadi akibat pengemudi betor kehilangan kendali saat berusaha menghindari kendaraan lain di persimpangan.
βSaya dari arah Jalan Rakutta Sembiring menuju Parluasan. Dari depan, betor itu melaju cukup kencang. Di simpang ada ibu-ibu naik sepeda motor diduga mau berbelok, lalu pengemudi betor membuang setir sampai akhirnya oleng dan terbalik,β jelasnya.
Ia menambahkan, pengemudi betor terjatuh ke badan jalan sementara becak bermotor yang dikendarainya justru menghantam bagian belakang truk Colt Diesel miliknya.
βYang kena mobil saya itu becaknya, bukan orangnya. Tapi karena warga langsung menuduh saya menabrak, saya takut dan memilih pergi ke Polsek untuk mengamankan diri,β ungkap Edi.
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di sekitar Jalan Rakutta Sembiring sempat mengalami kemacetan karena banyak warga memadati lokasi untuk menyaksikan kejadian.
Petugas Satlantas Polres Pematangsiantar yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan, mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi juga masih mendalami kronologi lengkap insiden tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian.
Sementara jenazah pengemudi betor telah dievakuasi untuk proses identifikasi lebih lanjut. (SN10)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini