Tapanuli Selatan, Sinata.id – Tim gabungan akhirnya menemukan korban terakhir longsor di Lingkungan II, Kelurahan Wek I, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Rabu (20/5/2026) pagi .
Korban diketahui bernama Sariman Gulo, 22 tahun. Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dua hari pencarian di tengah medan berat dan cuaca hujan yang terus mengguyur lokasi bencana.
Proses pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencaa Daerah (BPBD) Tapsel, TNI, Polri, tim SAR, dan warga setempat. Petugas menggunakan alat berat serta peralatan manual untuk membongkar timbunan material longsor.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tapsel, Idham Halid Pulungan, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 09.15 WIB setelah dilakukan penyisiran intensif di sekitar titik longsor.
“Korban ditemukan setelah proses pembongkaran material longsor dilakukan secara bertahap di area sekitar lokasi kejadian,” ujar Idham kepada wartawan.
Ia menjelaskan proses pencarian sempat mengalami kendala akibat kondisi medan yang sempit, jalan licin, dan tingginya curah hujan yang membuat tanah menjadi labil serta membahayakan keselamatan petugas.
Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Batang Toru untuk dibersihkan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Sebelumnya, pada Selasa (19/5/2026), tim gabungan lebih dahulu menemukan ibu korban, Yasine Gulo, 43 tahun, dalam kondisi meninggal dunia tidak jauh dari lokasi longsor.
Bencana longsor tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan Batang Toru pada Senin sore (18/5/2026). Material longsor menimbun area permukiman warga setelah saluran air kecil tersumbat dan meluap.
Berdasarkan keterangan keluarga, Yasine dan Sariman sempat keluar rumah untuk memeriksa aliran air yang meluap di sekitar permukiman. Namun, longsor tiba-tiba terjadi dan menyeret keduanya bersama material tanah. (SN18)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini