Info Market CPO
πŸ—“ Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.5K β€’ 0.2K β€’ 2.6K β€’DMI β€’ DMI β€’ LOCO PARINDU β€’ FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
News

Sean Strickland Tumbangkan Chimaev, Joshua Van Buktikan Diri sebagai Juara Sejati UFC 328

joshua van, kanan, berhasil mempertahankan sabuk juara kelas terbangnya setelah meraih kemenangan penuh perjuangan atas tatsuro taira di ufc 328.
Joshua Van, kanan, berhasil mempertahankan sabuk juara kelas terbangnya setelah meraih kemenangan penuh perjuangan atas Tatsuro Taira di UFC 328. (Foto: ESPN)

Jakarta, Sinata.id – Ajang UFC 328 di Prudential Center, Newark, New Jersey, menghadirkan dua cerita besar yang menyita perhatian dunia MMA.

Sean Strickland sukses memberikan kekalahan pertama dalam karier Khamzat Chimaev, sementara Joshua Van membungkam keraguan publik dengan mempertahankan gelar kelas terbang UFC secara impresif.

Advertisement

Pada laga utama, Sean Strickland tampil disiplin dan efektif untuk mengalahkan Chimaev lewat kemenangan split decision.

Hasil itu sekaligus menghentikan rekor tak terkalahkan Chimaev yang selama ini dikenal sebagai salah satu petarung paling dominan di UFC.

Strickland mampu menjawab seluruh tekanan dan agresivitas Chimaev sepanjang pertarungan.

Meski Chimaev sempat tampil kuat di ronde awal, stamina petarung asal Chechnya itu mulai menurun drastis memasuki ronde-ronde berikutnya.

Kekalahan tersebut memunculkan banyak pertanyaan terkait masa depan Chimaev.

Presiden UFC Dana White mengungkapkan bahwa Chimaev ingin naik ke kelas light heavyweight usai pertarungan.

Namun keputusan itu dinilai cukup mengejutkan mengingat Chimaev baru saja kalah di kelas menengah.

Selain itu, performanya juga dianggap tak lagi sedominan sebelumnya, terutama dalam kemampuan mengontrol lawan di bawah.

Meski kalah, Chimaev tetap mendapat pujian karena menunjukkan mental bertarung luar biasa. Ia terus menekan hingga akhir laga meski kondisi fisiknya mulai menurun.

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini