Medan, Sinata.id – Tiga calon jemaah haji (calhaj) asal Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) terpaksa menunda keberangkatan ke Tanah Suci pada musim haji 2026 akibat kondisi kesehatan.
Meski demikian, sebanyak 127 jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 5 tetap diberangkatkan menuju Madinah melalui Bandara Internasional Kualanamu, Minggu (26/4/2026) malam.
Penundaan tersebut membuat jumlah jamaah asal Tapsel yang semula 130 orang berkurang menjadi 127 orang, terdiri dari 38 laki-laki dan 89 perempuan.
Kepala Kantor Haji dan Umrah Tapsel, Firmansyah Pasaribu, menjelaskan bahwa tiga jamaah yang tertunda merupakan calhaj kategori lanjut usia (lansia).
“Awalnya 130 orang, namun tiga orang menunda keberangkatan sehingga yang berangkat sebanyak 127 jemaah,” ujar Firmansyah di sela prosesi pemberangkatan di Asrama Haji Medan.
Adapun tiga jemaah tersebut yakni Basro Nasution (77), warga Desa Sipange, Kecamatan Sayur Matinggi, Abdul Hasyim (80), warga Situmba, Kecamatan Tano Tombangan Angkola, serta istrinya, Nur Hasanah Gultom (62).
Menurut Firmansyah, Basro dan Abdul belum dapat diberangkatkan karena kondisi kesehatan yang belum stabil. Sementara itu, Nur Hasanah memilih menunda keberangkatan untuk mendampingi suaminya.
“Basro dan Abdul tertunda karena faktor kesehatan. Sedangkan Nur Hasanah ikut menunda karena suaminya sakit. Jika kondisi sudah memungkinkan, mereka akan segera diberangkatkan,” jelasnya.
Di tengah penundaan tersebut, suasana haru tetap mewarnai pelepasan jemaah Kloter 5 di Asrama Haji Medan. Prosesi ditandai dengan penyerahan pataka Merah Putih oleh Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, kepada Ketua Kloter sebagai simbol dimulainya perjalanan ibadah ke Tanah Suci.
Jemaah didampingi Ketua Kloter Rahmadsyah Harahap, Pembimbing Ibadah Anwar Budi Nasution, dokter Rusydy Saleh Siregar, paramedis Listianti Siregar, Tim Pemandu Haji Daerah Erry Zulkifli Siregar dan Nikmat Fauzi Lubis, serta Pembimbing Ibadah Haji KBIHU Hamdan Syukri Siregar.
Bagi 127 jemaah yang berangkat, perjalanan ini menjadi awal menunaikan rukun Islam kelima. Sementara itu, tiga jemaah lansia lainnya masih menunggu pemulihan kesehatan agar dapat segera menyusul ke Tanah Suci. (SN18)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini