Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Simalungun

Rumah Kayu di Simalungun Ludes Terbakar, Warga Berjibaku Padamkan Api

musibah kebakaran kembali terjadi di wilayah kabupaten simalungun. sebuah rumah milik warga di dusun hinalang, nagori (desa) pagar pinang, kecamatan jorlang hataran, ludes terbakar pada rabu (22/4/2026) siang.
Rumah kayu yang ludes terbakar di Simalungun

Simalungun, Sinata.id – Musibah kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Simalungun. Sebuah rumah milik warga di Dusun Hinalang, Nagori (Desa) Pagar Pinang, Kecamatan Jorlang Hataran, ludes terbakar pada Rabu (22/4/2026) siang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB itu berlangsung begitu cepat. Bangunan rumah yang mayoritas berbahan kayu membuat api dengan mudah membesar dan melahap seluruh bagian rumah hingga rata dengan tanah. Dalam waktu singkat, tidak ada satu pun barang yang berhasil diselamatkan.

Advertisement

Pantauan di lokasi pascakejadian menunjukkan kondisi rumah yang telah berubah menjadi puing-puing arang. Sisa tiang bangunan tampak menghitam, menjadi saksi ganasnya kobaran api yang tak terkendali.

Baca Juga  Diduga 8 Bulan Tinggalkan Tugas, Pangulu Nagori Dusun Ulu Disebut Warga Pergi ke Jakarta

Salah seorang warga, Ida Manurung, mengungkapkan bahwa kebakaran terjadi secara tiba-tiba saat rumah dalam keadaan kosong. Ia mengaku tidak mengetahui pasti penyebab awal munculnya api.

“Kejadiannya cepat sekali, sekitar pukul 11.30 WIB api sudah besar. Pemilik rumah kebetulan tidak ada di tempat, jadi tidak ada yang tahu pasti awalnya dari mana,” ujarnya saat ditemui di lokasi

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya demi mencegah kebakaran merembet ke rumah lain di sekitarnya. Upaya gotong royong tersebut cukup membantu menahan laju api sebelum akhirnya berhasil dikendalikan.

Namun, proses pemadaman sempat terkendala. Armada pemadam kebakaran dilaporkan tiba lebih lama dari perkiraan akibat kondisi akses jalan menuju lokasi yang kurang memadai serta jarak yang cukup jauh.

Baca Juga  Tidak Ada Korban Jiwa pada Kebakaran PLTU Labuhan Angin

“Mobil pemadam datang, tapi memang agak terlambat karena jalan ke sini sulit. Untung warga cepat bergerak, jadi api tidak sampai menyebar,” tambah Ida

Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran. Selain itu, pendataan juga tengah dilakukan guna mengetahui besaran kerugian yang dialami korban.

Peristiwa naas itu dilaporkan tidak menelan korban jiwa. Namun kerugian material diperkirakan cukup besar, mengingat seluruh bangunan dan isinya hangus terbakar. (SN10)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini