Pematangsiantar, Sinata.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Pematangsiantar memicu banjir parah di sejumlah titik, termasuk di jalur utama lintas Medan–Siantar.
Akibatnya, ratusan kendaraan dari berbagai jenis terpaksa berhenti total akibat tingginya genangan air.
Salah satu titik terparah berada di kawasan Simpang Kapuk, Kecamatan Siantar Martoba. Di lokasi ini, ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 1,5 meter, sehingga banyak kendaraan roda dua maupun roda empat tidak mampu melintas. Sejumlah kendaraan bahkan mengalami mogok setelah nekat menerobos banjir, Senin (20/4/2026) malam.
Kemacetan panjang pun tidak terhindarkan. Antrean kendaraan terlihat mengular dari kedua arah, dengan sebagian pengemudi memilih mematikan mesin dan menunggu air surut.
Alek, seorang sopir truk yang terjebak di lokasi, mengaku telah menunggu hampir tiga jam.
“Sudah dari tadi antre, belum bisa lewat juga. Air masih tinggi,” ujarnya di lokasi kejadian.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi banjir hingga saat ini masih berlangsung. Arus lalu lintas belum kembali normal, sementara kendaraan terus berdatangan dan memperpanjang antrean. (SN10)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini