Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Pematangsiantar

Banjir Setinggi 1,5 Meter Lumpuhkan Jalur Medan–Siantar, Kendaraan Terjebak Berjam-jam

banjir setinggi 1,5 meter lumpuhkan jalur medan–siantar, kendaraan terjebak berjam-jam
Lokasi banjir di Simpang Kapuk jalur Medan–Siantar. (sinata)

Pematangsiantar, Sinata.id – Hujan deras yang mengguyur Kota Pematangsiantar memicu banjir parah di sejumlah titik, termasuk di jalur utama lintas Medan–Siantar.

Akibatnya, ratusan kendaraan dari berbagai jenis terpaksa berhenti total akibat tingginya genangan air.

Advertisement

Salah satu titik terparah berada di kawasan Simpang Kapuk, Kecamatan Siantar Martoba. Di lokasi ini, ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 1,5 meter, sehingga banyak kendaraan roda dua maupun roda empat tidak mampu melintas. Sejumlah kendaraan bahkan mengalami mogok setelah nekat menerobos banjir, Senin (20/4/2026) malam.

Kemacetan panjang pun tidak terhindarkan. Antrean kendaraan terlihat mengular dari kedua arah, dengan sebagian pengemudi memilih mematikan mesin dan menunggu air surut.

Baca Juga  Ubah Cara Pandang Terhadap Penyandang Disabilitas

Alek, seorang sopir truk yang terjebak di lokasi, mengaku telah menunggu hampir tiga jam.

“Sudah dari tadi antre, belum bisa lewat juga. Air masih tinggi,” ujarnya di lokasi kejadian.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi banjir hingga saat ini masih berlangsung. Arus lalu lintas belum kembali normal, sementara kendaraan terus berdatangan dan memperpanjang antrean. (SN10)

 

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini