Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Hukum & Peristiwa

Sidang Molor 5 Jam, Hakim Tunda Putusan Oknum ASN Tapteng

sidang molor 5 jam, hakim tunda putusan oknum asn tapteng
Pengadilan Negeri Sibolga. (sinata)

Tapanuli Tengah, Sinata.id – Pengadilan Negeri (PN) Sibolga menunda pembacaan putusan terhadap terdakwa RTH, oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), dalam perkara dugaan penipuan dan penggelapan, Rabu (15/4/2026).

Sidang dengan agenda pembacaan putusan tersebut dihadiri oleh keluarga korban. Namun, pelaksanaannya mengalami keterlambatan hingga lima jam dari jadwal yang telah ditentukan.

Advertisement

Anak korban, inisial HS, menyampaikan bahwa sidang baru dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. Dalam persidangan itu, majelis hakim memutuskan untuk menunda pembacaan putusan.

“Hakim menyampaikan masih bermusyawarah untuk mengambil keputusan terhadap terdakwa RTH,” ujar HS.

Sidang Molor hingga 5 Jam

HS mengaku kecewa dengan jalannya persidangan. Pasalnya, sidang yang dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB sesuai dengan perkara Nomor 262/Pid.B/2025/PN Sibolga, baru dimulai pada sore hari.

Baca Juga  Hakim PN Sibolga Vonis Oknum ASN Jauh dari Tuntutan Jaksa

“Kami sudah hadir sejak pukul 10.00 WIB sesuai jadwal di situs resmi PN. Namun hingga pukul 15.00 WIB, sidang belum juga dimulai,” ungkapnya.

Ia menambahkan, selama waktu tunggu tersebut, pengadilan justru melanjutkan persidangan untuk perkara lain.

Keluarga Harapkan Kepastian Informasi

Atas kejadian itu, pihak keluarga korban berharap pengadilan dapat memberikan informasi yang jelas terkait jadwal persidangan.

Menurut HS, kepastian jadwal sangat penting agar keluarga korban tidak harus menunggu dalam waktu lama tanpa kejelasan.

“Tidak ada pemberitahuan apa pun kepada orang tua saya sebagai korban. Kami sudah menunggu selama lima jam tanpa kepastian,” tegasnya. (SN16)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini