Pematangsiantar, Sinata.id – Rumor tentang iPhone lipat sudah beredar sejak 2015, tetapi hingga kini Apple belum juga merilisnya. Banyak analis meyakini penundaan ini terjadi karena Apple belum puas dengan masalah klasik ponsel lipat, yaitu lipatan layar yang terlihat jelas saat digunakan.
Kini, kabar terbaru menyebut Apple akhirnya menemukan solusi. Perangkat yang diduga akan bernama iPhone Fold atau bahkan iPhone Ultra ini disebut siap hadir dengan layar yang nyaris tanpa lipatan, sesuatu yang belum benar-benar berhasil dicapai oleh para pesaingnya.
Menurut laporan dari TrendForce yang dikutip 9to5Mac, kunci utama inovasi Apple ternyata bukan pada kaca layar, melainkan perekat canggih bernama Optical Clear Adhesive (OCA). Teknologi ini mampu mengisi celah mikroskopis pada layar, mendistribusikan tekanan saat perangkat dilipat, serta mengurangi deformasi akibat penggunaan jangka panjang. Selain itu, karakteristik aliran mikro dari OCA juga membantu meminimalkan hamburan cahaya yang biasanya membuat lipatan semakin terlihat.
Apple juga dikabarkan menggunakan kaca ultra-tipis atau UTG dengan desain ketebalan variabel. Area lipatan dibuat lebih tipis agar lebih fleksibel, sementara bagian lain tetap tebal untuk menjaga ketahanan. Pendekatan ini disebut-sebut berasal dari berbagai paten Apple yang berfokus pada keseimbangan antara fleksibilitas dan daya tahan.
Untuk spesifikasi, iPhone Fold diperkirakan akan memiliki layar utama sekitar 7,8 inci yang dipasok oleh Samsung Display. Rasio aspeknya disebut unik, yakni 4:3, sehingga memberikan pengalaman seperti menggunakan iPad saat perangkat dibuka. Apple juga dirumorkan akan menggunakan material premium seperti titanium dan engsel berbasis logam cair guna meningkatkan kekuatan serta daya tahan.
Soal jadwal peluncuran, ada dua kemungkinan yang saat ini beredar. Apple bisa saja memperkenalkan perangkat ini pada September 2026 bersamaan dengan lini iPhone terbaru, atau menundanya hingga Desember 2026 untuk peluncuran khusus. Banyak analis lebih yakin Apple akan memilih bulan September karena sesuai dengan pola acara tahunan mereka.
Dari sisi harga, iPhone Fold dipastikan akan masuk kategori premium. Perkiraan harga awal berada di kisaran 2.000 dolar AS dan bahkan bisa mencapai 2.399 dolar AS tergantung varian. Angka ini menempatkannya sejajar dengan ponsel lipat kelas atas lainnya di pasar.
Menariknya, TrendForce memprediksi Apple berpotensi langsung menguasai sekitar 20 persen pasar ponsel lipat setelah peluncuran. Hal ini didukung oleh basis pengguna yang loyal serta kekuatan ekosistem Apple yang sudah mapan.
Jika semua rumor ini terbukti benar, iPhone Fold berpotensi menjadi terobosan besar di industri smartphone lipat. Apple tampaknya tidak sekadar mengikuti tren, tetapi berusaha menghadirkan solusi yang benar-benar matang, terutama dalam mengatasi masalah lipatan yang selama ini menjadi kelemahan utama perangkat foldable. Kini, perhatian tertuju pada apakah Apple benar-benar mampu menghadirkan layar lipat yang hampir sempurna saat resmi dirilis nanti.(A07)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini