Islamabad, Sinata.id — Di tengah ketegangan yang semakin memanas di Timur Tengah, Pakistan menyatakan komitmen kuatnya untuk berdiri bersama Arab Saudi jika terjadi serangan lanjutan dari Iran, memperlihatkan jejak nyata dari hubungan strategis kedua negara di tengah krisis geopolitik yang semakin tanpa batas.
Pernyataan sikap itu disampaikan oleh juru bicara kantor Perdana Menteri Pakistan, Mosharraf Zaidi, dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg TV hari ini. Zaidi menegaskan bahwa Islamabad tidak ragu akan responsnya terhadap Riyadh.
“Tidak ada keraguan bahwa kami akan membantu Arab Saudi, apa pun risikonya dan kapan pun waktunya,” ujar Zaidi, dikutip Rabu (11/3/2026).
Sikap Pakistan ini mencuat di saat serangan rudal dan drone Iran kembali menyasar beberapa wilayah di Arab Saudi, termasuk fasilitas infrastruktur dan lapangan minyak, setelah rangkaian serangan balasan Iran terhadap militer AS dan Israel yang dimulai beberapa pekan lalu. Riyadh sendiri telah mengecam aksi itu sebagai ancaman serius terhadap stabilitas kawasan.
Langkah Islamabad memperkuat posisi Riyadh bukan sekadar retorika. Kedua negara telah menandatangani perjanjian pertahanan bersama (‘Strategic Mutual Defence Agreement’) pada September 2025, yang menyatakan setiap agresi terhadap salah satu pihak akan dipandang sebagai agresi terhadap keduanya.
Hubungan bilateral ini kembali diperkuat lewat kunjungan intensif panglima militer Pakistan, Field Marshal Asim Munir, yang melakukan pertemuan mendadak dengan Menteri Pertahanan Arab Saudi, Khalid bin Salman, untuk membahas langkah bersama menghadapi ancaman Iran.
Dalam wawancara yang sama, Zaidi juga menyinggung bagaimana Pakistan berupaya meminimalkan dampak ekonomi dan energi negara akibat konflik yang belum usai. Riyadh, lanjutnya, telah membantu Islamabad mengamankan pasokan minyak melalui rute alternatif, sebuah aliansi yang dibangun jauh sebelum konflik ini meletus.
Namun para analis menilai dukungan Pakistan tetap dibarengi dengan kehati‑hatian diplomatik. Meski komitmen terhadap Saudi kuat, Islamabad juga berusaha menjaga hubungan dengan Teheran agar tidak terjebak dalam konfrontasi terbuka yang bisa membawa dampak keamanan domestik dan geopolitik. [a46]









Jadilah yang pertama berkomentar di sini