Pematangsiantar, Sinata.id – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau tahun 2026 lebih awal dari biasanya. Kondisi ini dipicu oleh berakhirnya fenomena La Nina Lemah pada Februari 2026, yang kini telah bergeser ke fase Netral dan berpotensi menuju El Nino pada pertengahan tahun.
Menanggapi prediksi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar akan segera menerbitkan surat edaran terkait informasi ini sebagai langkah antisipasi.
“Kami akan menerbitkan surat edaran untuk masyarakat agar bersiap-siap, berdasarkan informasi BMKG bahwa musim kemarau tahun ini datang lebih awal dan berpotensi lebih lama,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Pematangsiantar, Dedi Harahap, Selasa (10/3/2026).
Dalam surat edaran tersebut, BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi dampak kemarau. Dedi menyampaikan beberapa himbauan penting kepada warga Pematangsiantar.
Baca: http://Operasional 11 SPPG di Dairi Dihentikan Dipicu Masalah Higiene dan Limbah
“Kami mengimbau masyarakat apabila melakukan pembakaran sampah agar ditunggu sampai benar-benar padam untuk menghindari risiko kebakaran yang meluas,” tuturnya.
Selain itu, BPBD juga menegaskan pentingnya melakukan penghematan air, menjaga kesehatan serta mengonsumsi makanan bergizi selama musim kemarau berlangsung
“Jika tidak terlalu mendesak, silahkan di rumah saja untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan,” katanya.
Dedi menyebut, musim kemarau diprediksi akan berlangsung mulai bulan April hingga akhir Agustus 2026. Surat edaran tersebut rencananya akan disampaikan ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat dan juga akan dipublikasikan melalui media sosial resmi BPBD Pematangsiantar. (A58)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini