Jakarta, Sinata.id – Pedangdut senior Rhoma Irama bicara mengenai eskalasi konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran. Di tengah situasi geopolitik yang memanas, Rhoma menilai pertikaian tersebut dari perspektif spiritual, sebagai bagian dari dinamika dunia yang tidak kekal.
“Menurut Allah, dunia ini permainan. Kehidupan yang semu,” ujar Rhoma Irama ditemui di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan, pada Senin (2/3/2026).
Pelantun tembang “Judi” itu menekankan bahwa kemenangan dan kekalahan di dunia bersifat tidak mutlak. Ia mengajak untuk melihat hakikat kehidupan setelah dunia yang diyakininya sebagai kehidupan sebenarnya.
“Sebenar-benarnya kalah itu di akhirat, sebenar-benarnya menang itu di akhirat. Kalau di sini cuma main-main saja,” imbuhnya.
Konflik yang telah memasuki hari ketiga pasca-serangan pada 28 Februari lalu itu tidak hanya memicu ketegangan politik, tetapi juga menimbulkan dampak kemanusiaan. Ratusan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran dikabarkan terlunta-lunta dan terkendala untuk pulang ke Tanah Air.
Menanggapi dampak tersebut, Rhoma Irama melihatnya sebagai bagian dari takdir yang telah ditetapkan. Ia merujuk pada firman dalam kitab suci yang menyatakan bahwa setiap bencana yang terjadi di muka bumi telah termaktub sebelumnya.
“Iya, berdampak. Tapi Allah berfirman, sesungguhnya bencana yang terjadi di muka bumi dan yang terjadi pada diri kamu, itu sudah tercatat sebelum terjadi. Artinya Allah Maha Tahu apa yang terjadi,” jelas Rhoma.
Menurutnya, di balik setiap musibah selalu ada pesan agar manusia tidak larut dalam kesedihan atau sebaliknya, terlalu bangga atas nikmat duniawi. “Tujuannya supaya kamu tidak terlalu sedih dengan musibah dan tidak terlalu bangga saat mendapat kebaikan. Hidup ini memang sebuah permainan,” tutur pria yang akrab disapa Bang Haji itu.
Lebih lanjut, Rhoma menegaskan bahwa kehidupan adalah rangkaian cobaan dan ujian yang tidak memandang status atau kapasitas seseorang. Ia menyebut pemenang sejati adalah mereka yang mampu meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat.
“Pemenangnya akan happy di dunia dan akhirat, pecundangnya akan menderita di dunia dan akhirat,” tutup Rhoma Irama.
Seperti diberitakan, situasi di Timur Tengah memanas setelah AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei beserta sejumlah petinggi dan tujuh komandan militer Iran. (A58)
Baca: http://Dulu Divonis Tak Bisa Hamil, Wanita Ini Ukir Sejarah Lewat Kelahiran Bayi dari Rahim Donor










Jadilah yang pertama berkomentar di sini