Info Market CPO
🗓 Update: Jumat, 8 Mei 2026 |15:34 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (TON) 15131 (AGM) 15275 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15100 (IMT/KJA) 15131 (AGM) 15275 KJA ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO NGABANG
14782 14675 (MNA) 14500 (PBI) 14925 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO KEMBAYAN
14772 14525 (MNA) 14400 (PBI) 14825 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14600 (MNA) 14500 (PBI) 14925 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP masih mendominasi pada beberapa titik LOCO
  • Persaingan harga di DMI berlangsung ketat
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Ekonomi & Bisnis

Pemerintah Perketat Anggaran Digital, Aplikasi Baru Tak Boleh Dibuat Asal-Asalan

mulai 28 maret, anak di bawah 16 tahun tak bebas lagi akses youtube hingga roblox
Ilustrasi. (Ist)

Jakarta, Sinata.id – Pemerintah Indonesia resmi memperketat aturan pengelolaan anggaran teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Kebijakan ini menjadi jawaban atas lambannya integrasi sistem digital pemerintahan dan potensi pemborosan anggaran akibat banyaknya aplikasi yang berdiri sendiri tanpa keterkaitan satu sama lain.

Dalam peluncuran Rencana Induk Pemerintah Digital Nasional (RIPDN) 2025–2045, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa setiap anggaran belanja digital, khususnya untuk aplikasi dan infrastruktur, kini wajib melalui proses evaluasi ketat terlebih dahulu. Hal ini bertujuan memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar berdampak positif pada peningkatan layanan publik dan sejalan dengan struktur besar Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Advertisement

“Pencegahan duplikasi kegiatan dan optimalisasi anggaran negara termasuk efisiensi sebagai semangat utama dari Bapak Presiden,” ujar Meutya, dikutip Jumat (27/2/2026).

Baca Juga  Jack Dorsey Umumkan PHK Besar-Besaran di Block, Lebih dari 4.000 Pekerja Terkena Dampak

Baca Juga: Inflasi Tahunan di Indonesia Diperkirakan Melejit, Ancam Stabilitas Ekonomi Awal Tahun

Langkah ini diambil setelah pengamatan menunjukkan bahwa banyak aplikasi pemerintah berjalan independen tanpa keterhubungan data, yang berpotensi menyebabkan tumpang tindih fungsi dan anggaran. Kini, sebelum sebuah aplikasi dibangun, setiap instansi harus mendapatkan rekomendasi izin pengadaan (clearance) yang menyatakan bahwa sistem tersebut layak dikembangkan dan terintegrasi dengan ekosistem digital nasional.

Strategi baru ini juga mencakup pengawasan lebih ketat terhadap seluruh perangkat lunak dan sistem digital pemerintah melalui proses audit teknologi yang menyeluruh. Setiap kementerian atau lembaga diwajibkan melaporkan hasil evaluasi belanja TIK tahun sebelumnya dan memperlihatkan bukti perbaikan terhadap temuan audit.

Baca Juga  Kasus Kartel Pinjol Meledak, OJK Hormati Putusan KPPU, AFPI Siap Banding

Untuk memperkuat integrasi antarsistem, pemerintah juga memperkenalkan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) sebagai fondasi ekosistem pelayanan digital pemerintahan. SPLP dirancang untuk memastikan pertukaran data tidak lagi dilakukan secara ad hoc, tetapi melalui mekanisme yang terkontrol, terlacak, dan diaudit, meningkatkan keamanan serta integritas data negara.

Meutya menambahkan bahwa reformasi ini bukan hanya soal efisiensi belanja, tetapi juga upaya mengubah budaya kerja pemerintahan dari pola silo menuju sistem yang lebih holistic dan terkoordinasi. “Upaya ini butuh koordinasi, kemauan, keterbukaan, dan kolaborasi aktif dari seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah,” tegasnya.

Kebijakan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mendorong transformasi digital pemerintahan yang lebih matang, sekaligus menghindari pemborosan anggaran di tengah percepatan layanan digital yang kini menjadi kebutuhan masyarakat luas. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini