Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Hukum & Peristiwa

Pria Asahan Tewas Tenggelam di Sungai Saat Diduga Hendak Melarikan Diri

pria asahan tewas tenggelam di sungai saat diduga hendak melarikan diri
Penemuan jasad korban di Sungai Asahan. (istimewa)

Asahan, Sinata.id – Upaya pencarian terhadap seorang pria yang dilaporkan hanyut di aliran Sungai Asahan akhirnya membuahkan hasil.

Awaluddin NST (40), warga Desa Pulau Rakyat Tua, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan tenggelam di sekitar Jembatan Status Quo Pulau Rakyat, Selasa (24/2/2026).

Advertisement

Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum kejadian korban diduga berada di lokasi terkait laporan kehilangan mesin air dan kabel tembaga milik warga.

Saat hendak dimintai keterangan oleh petugas, korban diduga berusaha menghindar dengan berlari ke arah sungai dan berenang ke tengah arus Sungai Asahan.

Baca juga:Remaja Asal Taput Tenggelam di Danau Toba

Baca Juga  Arcandra Tahar Ungkap Alasan Permen ESDM 42/2018 di Sidang Korupsi Pertamina

Sejumlah saksi mata menyebut korban sempat berteriak meminta tolong. Namun, derasnya arus sungai membuat korban kelelahan hingga akhirnya tenggelam dan hilang dari permukaan.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Pulau Raja langsung berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, aparat desa, serta tim SAR untuk melakukan pencarian. Penyisiran dilakukan selama dua hari di sepanjang bantaran dan aliran sungai.

Korban akhirnya ditemukan di kawasan tangkahan pasir wilayah Desa Opa Padang Mahondang. Setelah dievakuasi bersama tim SAR dan kepolisian, jenazah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan di pemakaman umum Desa Pulau Rakyat Tua.

Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi.

Baca Juga  Pemkab Asahan Salurkan Bantuan Pangan kepada 90 Ribu Keluarga

Kapolres Asahan, AKBP Revi Nurvelani, menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut dan memastikan penanganan telah dilakukan sesuai prosedur.

Baca juga:Pelajar SMA Tenggelam Saat Mandi di Pemandian Taren Sipispis

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Sejak menerima laporan, jajaran Polsek Pulau Raja bersama unsur pemerintah setempat dan tim SAR langsung bergerak melakukan pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).

Ia menegaskan bahwa seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional dan humanis. Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.

“Serahkan sepenuhnya penanganan kepada aparat. Mari bersama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Asahan agar tetap aman dan kondusif,” tegasnya. (SN10)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini