Guadalajara, Sinata.id – Beberapa hari setelah kematian bos kartel narkoba Meksiko, Nemesio Rubén Oseguera Cervantes alias El Mencho, perhatian publik beralih kepada calon penggantinya sebagai pemimpin baru Kartel Jalisco.
El Mencho dilaporkan tewas dalam baku tembak dengan pasukan pemerintah di negara bagian Jalisco pada Minggu (22/2/2026).
El Mencho merupakan pendiri sekaligus pemimpin Cartel Jalisco Nueva Generacion (CJNG), salah satu organisasi kriminal paling kuat di Meksiko dengan jaringan perdagangan narkoba yang menjangkau Amerika Serikat, Eropa, hingga Asia.
Kini beredar spekulasi mengenai sosok yang akan menggantikan El Mencho, yakni Juan Carlos Valencia Gonzalez (41), yang merupakan anak tiri El Mencho.
Juan Carlos lahir di Santa Ana, Orange County, pada 1984. Ia dikenal dengan sejumlah alias, antara lain El Pelón, Tricky Tres, dan O3. Ia juga memiliki kewarganegaraan ganda Amerika Serikat (AS) dan Meksiko.
Baca juga:Persembunyian El Mencho di Hutan Terbongkar dari Pergerakan Sang Kekasih
Ibunya, Rosalinda “La Jefa” González Valencia, menikah dengan El Mencho dan disebut-sebut berperan penting dalam pengelolaan keuangan kartel.
Menurut laporan The New York Post, sejumlah analis menilai Juan Carlos berpotensi mengambil alih kepemimpinan CJNG.
Rekam Jejak dan Dugaan Keterlibatan
Informasi mengenai masa awal kehidupan Juan Carlos masih terbatas. Ia lahir di California ketika orang tuanya, Rosalinda dan Armando Valencia Cornelio, diduga memiliki keterkaitan dengan operasi kartel.
Dugaan keterlibatannya dalam perdagangan narkoba mencuat pada 2020 ketika Drug Enforcement Administration (DEA) mengungkap perannya dalam produksi dan distribusi narkotika dalam jumlah besar serta kaitannya dengan kejahatan kekerasan sejak 2007.
Pada Juli 2020, beredar video yang menampilkan sayap bersenjata kartel. Menteri pertahanan Meksiko saat itu mengidentifikasi Juan Carlos berada dalam rekaman tersebut.
Baca juga:El Mencho Tewas, Guadalajara Mencekam dan Jalanan Dipenuhi Blokade
Dinilai Belum Cukup Kuat
Meski spekulasi terus berkembang, analis keamanan AS David Saucedo mengatakan kepada CNN pada 23 Februari 2026 bahwa Juan Carlos masih kekurangan pengaruh di antara para komandan kartel untuk mengambil alih kendali.
Suksesi di tubuh CJNG juga semakin rumit setelah sejumlah anggota keluarga inti lebih dulu ditangkap atau dihukum.
Kakak El Mencho, Antonio Oseguera Cervantes, diekstradisi ke AS pada 2025 bersama 28 pemimpin kartel lainnya. Sementara putranya, Rubén Oseguera-González, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup ditambah 30 tahun serta diperintahkan menyerahkan dana gelap sebesar 6 miliar dolar AS.
Para ahli menilai perubahan kepemimpinan ini berpotensi memicu gelombang kekerasan baru.
“Ini tampaknya bukan hanya operasi untuk menangkap ‘El Mencho,’ tetapi untuk membasminya. Di dunia kriminal, tindakan seperti itu tidak diabaikan. Reaksinya adalah apa yang kita lihat sekarang: narco-terorisme, blokade, dan pembakaran toko di seluruh Meksiko,” ujar David Saucedo.
Baca juga:Sosok El Mencho: Dari Polisi Pinggiran Jadi Otak Kejahatan Paling Diburu AS
Situasi Keamanan di Guadalajara
Pasca kematian El Mencho, suasana di Guadalajara dilaporkan sempat lengang akibat gelombang kekerasan. Sejumlah sekolah ditutup dan warga memilih bertahan di rumah.
Presiden Claudia Sheinbaum menyatakan situasi mulai berangsur normal, dan aktivitas penerbangan yang sempat terganggu diperkirakan kembali berjalan seperti biasa.
Pihak berwenang juga meningkatkan patroli keamanan setelah laporan puluhan korban operasi pascakekerasan. (A02)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini