Info Market CPO
πŸ—“ Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.2K β€’ 1K β€’DMI β€’ LOCO PARINDU β€’ LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K Β· LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Dunia

Makam Berusia Seribu Tahun Ditemukan di Panama, Dipenuhi Artefak Emas

makam berusia seribu tahun ditemukan di panama, dipenuhi artefak emas
Penemuan makam kuno.

Panama, Sinata.id – Sebuah makam kuno yang diperkirakan berusia lebih dari seribu tahun ditemukan di Situs Arkeologi El Cano, Distrik Nata, sekitar 200 kilometer barat daya Panama City. Di dalamnya, arkeolog mendapati rangka manusia yang dikelilingi artefak emas dan keramik berhias motif tradisional, mengindikasikan individu yang dimakamkan memiliki kedudukan sosial tinggi.

Penggalian dilakukan oleh tim yang dipimpin arkeolog Julia Mayo. Berdasarkan analisis awal, makam tersebut dibangun pada rentang 800 hingga 1000 Masehi. Posisi kerangka dan kelengkapan benda kubur menjadi petunjuk penting dalam mengidentifikasi status sosial orang yang dimakamkan.

Advertisement

β€œIndividu yang memiliki emas adalah orang dengan status sosial tertinggi dalam kelompok tersebut,” kata Mayo, seperti dikutip AFP.

Baca Juga  Trump Klaim Presiden Sementara Venezuela Setelah Penangkapan Maduro oleh AS

Di antara temuan yang menyertai jenazah terdapat dua gelang, dua anting-anting, serta ornamen dada berbentuk kelelawar dan buaya. Selain itu, sejumlah tembikar dengan dekorasi khas juga ditemukan tersusun mengelilingi sisa-sisa kerangka.

Situs El Cano diketahui berkaitan dengan komunitas yang mendiami wilayah provinsi tengah Panama pada abad ke-8 hingga ke-11. Menurut Mayo, kawasan tersebut digunakan sebagai area pemakaman selama sekitar dua abad. β€œDi sinilah mereka mengubur orang mati mereka selama 200 tahun,” ujarnya.

Selain makam utama yang baru diungkap, tim arkeolog juga mengidentifikasi sembilan makam lain dengan karakteristik serupa di lokasi yang sama.

Kementerian Kebudayaan Panama menyatakan penemuan ini memiliki arti penting bagi kajian arkeologi nasional dan penelitian mengenai masyarakat pra-Hispanik di tanah genting Amerika Tengah.

Baca Juga  Washington Siap Jadi Panggung Perdamaian Gaza, Trump Dorong Dewan Khusus Bertemu 19 Februari

Para peneliti menilai praktik penguburan dengan bekal emas dan benda simbolik menunjukkan pandangan masyarakat setempat bahwa kematian merupakan bagian dari transisi menuju fase lain kehidupan, dengan status sosial tetap tercermin dalam ritual pemakaman. (A58)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini