Las Vegas, Sinata.id – Petinju Amerika Serikat (AS), Ryan Garcia, berhasil merebut sabuk juara dunia kelas welter (66,6 kg) versi WBC setelah mengalahkan Mario Barrios dalam pertarungan di T-Mobile Arena, Las Vegas, Minggu (22/2/2026) WIB.
Garcia meraih kemenangan melalui keputusan bulat juri dalam duel sesama petinju AS tersebut. Tiga hakim memberikan skor 119-108, 120-107, dan 118-109 untuk kemenangan Garcia.
Pertarungan berlangsung sengit sejak awal. Saat duel belum genap 30 detik, “King Ry” langsung menunjukkan dominasinya dengan melayangkan dua pukulan kanan keras yang membuat Barrios terjatuh ke kanvas.
Meski Barrios mampu bangkit sebelum hitungan berakhir, ia terus menerima tekanan dari Garcia pada ronde-ronde berikutnya. Garcia konsisten menghujani lawannya dengan pukulan tangan kanan, disertai serangan ke tubuh dan kombinasi cepat.
Baca juga:Ryan Garcia Lolos Batas Berat Jelang Duel Gelar WBC vs Mario Barrios
Barrios terlihat kesulitan menghadapi kecepatan Garcia serta gagal memperpendek jarak untuk bertarung jarak dekat. Walau mengandalkan pertahanan rapat, sejumlah pukulan Garcia tetap menembus dan memberi dampak signifikan.
Pada awal ronde kelima, Garcia kembali menggoyahkan keseimbangan Barrios lewat pukulan kanan keras. Memasuki ronde kedelapan, tempo sempat melambat ketika Garcia lebih banyak mengandalkan jab, sesekali disertai pukulan kiri keras dan kombinasi beruntun.
Barrios sempat mencoba tampil lebih agresif, namun upayanya tidak menghasilkan perubahan berarti hingga laga berakhir. Para juri akhirnya memastikan kemenangan mutlak untuk Garcia.
Dengan hasil tersebut, Garcia resmi menyandang status juara dunia kelas welter WBC sekaligus memperkuat rekornya menjadi 25 kemenangan (20 KO) dan dua kekalahan.
Baca juga:Tyson Fury Comeback Lawan Arslanbek Makhmudov 11 April 2026
Kemenangan ini juga menjadi momentum penting bagi petinju berusia 27 tahun tersebut untuk memulihkan citranya. Sebelumnya, gelar WBC yang sempat diraihnya pada 2024 dianulir setelah ia dinyatakan positif menggunakan zat terlarang ostarine. (A02)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini