Taput, Sinata.id – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menargetkan generasi muda daerah mampu bersaing menembus sekolah unggulan melalui program pemusatan pelatihan persiapan seleksi masuk SMA unggulan.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati (Wabup) Deni P. Lumbantoruan, didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Betty Sitorus, di Aula Hotel Glori, Tarutung, Senin (16/2/2026).
Dalam laporan Disdik disebutkan bahwa kegiatan ini diikuti 105 siswa dari 37 SMP negeri dan swasta se-Taput yang memiliki kelas unggulan.
Betty menjelaskan, pelatihan tahap pertama telah dilaksanakan secara daring pada 9–14 Februari 2026. Selanjutnya, peserta mengikuti pelatihan tatap muka yang dipusatkan selama 10 hari, mulai 16 hingga 25 Februari 2026, dengan sistem pemondokan.
Baca juga:Bupati Taput Canangkan Sejuta Pohon Durian, Langkah Besar Pemulihan Pascabencana
“Narasumber berasal dari tenaga pengajar Bimbel Expert yang dipimpin Gomgom Silaban,” jelasnya.
Dalam sambutannya, Wabup Deni menekankan pentingnya dorongan dan motivasi kepada siswa agar memiliki tekad kuat dalam meraih cita-cita.
“Persaingan ke depan semakin ketat. Kesempatan seperti ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Orang tua tentu menginginkan yang terbaik bagi anak-anaknya, dan pelatihan ini menjadi bagian dari upaya membentuk pola pikir serta karakter untuk masa depan,” ujarnya.
Ia mengingatkan para peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menjadikannya sebagai langkah awal meraih kesuksesan.
“Tanamkan dalam diri bahwa pelatihan ini untuk masa depanmu. Persiapkan diri sejak sekarang dan manfaatkan kesempatan ini secara maksimal,” tegasnya.
Baca juga:Resmi Dibuka! Pusat Adat Simardangiang Dorong Hilirisasi Kemenyan Taput
Pemerintah daerah berharap program ini mampu meningkatkan daya saing generasi muda Taput, sehingga lebih siap bersaing masuk sekolah unggulan maupun sekolah favorit di tingkat provinsi maupun nasional.
Pada kesempatan tersebut, Wabup Taput juga menyerahkan perlengkapan pelatihan secara simbolis, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi bersama peserta.
Menutup arahannya, Deni berpesan agar pihak sekolah dan guru menciptakan lingkungan belajar yang kompetitif dan kondusif guna memacu semangat siswa untuk terus berprestasi. (ramses)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini