Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 11 Mei 2026 |15:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • LOCO NGABANG • LOCO KEMBAYAN • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15325 15217 (PAA) 15203 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14975 14774 (MNA) 14550 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO KEMBAYAN
14875 14624 (MNA) 14450 (PBI) - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.5K · LOCO PARINDU
14885 14699 (MNA) 14550 (PBI) 14975 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI dan segmen LOCO
  • Persaingan harga masih cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Sains & Teknologi

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Waktu dan Lokasi Pengamatannya

gerhana bulan total 3 maret 2026, ini waktu dan lokasi pengamatannya
Ilustrasi gerhana bulan. (timeanddate)

Pematangsiantar, Sinata.id – Fenomena gerhana bulan total akan kembali menghiasi langit pada 3 Maret 2026.

Peristiwa astronomi ini dapat diamati di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, meskipun masyarakat Tanah Air hanya dapat menyaksikan bagian akhir gerhana karena Bulan terbit saat fase totalitas telah berlangsung.

Advertisement

Berdasarkan prediksi astronomi, pada malam 2–3 Maret 2026 gerhana bulan total akan melintasi Samudra Pasifik dan wilayah barat Amerika Utara. Jepang, Selandia Baru, serta sebagian besar Australia berkesempatan menyaksikan seluruh rangkaian gerhana. Sementara itu, di Asia Tengah, Bulan akan terbit ketika gerhana telah mencapai puncaknya.

Sebaliknya, fenomena ini tidak dapat diamati dari Eropa Timur, Afrika, dan Asia Barat. Indonesia masih termasuk wilayah yang dapat mengamati gerhana, meski terbatas pada fase akhir saat Bulan mulai keluar dari bayangan inti Bumi.

Baca Juga  Motorola Signature & Edge 70 Fusion Resmi Rilis di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya

Baca juga:Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026: Jadwal dan Wilayah Pengamatan

Mengapa Bulan Berwarna Merah Saat Gerhana Total?

Selama gerhana bulan total, Bulan akan tampak berwarna merah gelap atau jingga, yang dikenal sebagai Blood Moon. Warna tersebut muncul karena Bumi menghalangi cahaya Matahari secara langsung ke Bulan. Cahaya Matahari yang melewati atmosfer Bumi akan disaring, sehingga spektrum biru terhambur dan spektrum merah dibiaskan menuju permukaan Bulan.

Fenomena ini aman diamati dengan mata telanjang tanpa alat khusus. Namun, penggunaan teropong atau teleskop dapat memberikan tampilan yang lebih detail, terutama jika dilakukan dari lokasi yang minim polusi cahaya.

Lokasi Pengamatan Gerhana Bulan Total di TMII

Baca Juga  Samsung Siapkan HP Lipat “Wide Fold”, Layar Lebih Lebar dan Bekas Lipatan Nyaris Hilang

Di Indonesia, salah satu lokasi yang direkomendasikan untuk menyaksikan gerhana bulan total adalah Indonesia Science Center (PP-IPTEK) di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.

Berdasarkan keterangan pengelola, kegiatan pengamatan gerhana bulan total di Indonesia Science Center akan berlangsung pada 3 Maret 2026 pukul 14.30–19.30 WIB dan terbuka untuk umum. Tiket kegiatan dibanderol Rp100.000 per orang, sementara tiket masuk kawasan TMII sebesar Rp25.000, belum termasuk biaya kendaraan.

Pengunjung akan mendapatkan fasilitas berupa akses wahana AstroZone, pembelajaran astronomi, pengamatan gerhana bulan total, shalat gerhana, takjil, makan malam atau buka puasa, serta kartu identitas kegiatan. Penyelenggara menegaskan bahwa pengamatan gerhana bersifat aman dan terbuka untuk semua kalangan, tanpa persyaratan khusus.

Baca Juga  Google Lirik Perusahaan China untuk Pendingin Data Center AI, Envicool Jadi Sorotan

Baca juga:Kemenag Serukan Salat Gerhana Bulan, Ini Jadwal Lengkap dan Tata Caranya

Satu-satunya Gerhana yang Terlihat dari Indonesia pada 2026

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Thomas Djamaluddin, menyebutkan bahwa gerhana bulan total 3 Maret 2026 merupakan satu-satunya gerhana yang dapat diamati dari Indonesia sepanjang tahun 2026.

Adapun gerhana lain pada 2026, seperti gerhana matahari cincin 17 Februari, gerhana matahari total 12 Agustus, serta gerhana bulan sebagian 27–28 Agustus, tidak dapat disaksikan dari wilayah Indonesia.

Tips Menyaksikan Gerhana Bulan Total

– Amati dari lokasi terbuka dan minim polusi cahaya

– Gunakan teropong atau teleskop untuk detail lebih jelas

– Jika memotret, gunakan tripod dan pengaturan ISO 400–800. (A02)

 

 

 

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini