Surabaya, Sinata.id — Pergeseran kursi di parlemen kembali membuka nama baru yang kini jadi pusat perhatian. Adela Kanasya Adies, putri politisi senior Partai Golkar Adies Kadir, mencuat sebagai figur paling berpeluang mengisi kursi DPR RI melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).
Nama Adela menguat setelah Adies Kadir resmi diberhentikan dari keanggotaan DPR RI. Sesuai aturan, kursi yang ditinggalkan tidak dibiarkan kosong. Ia akan diisi oleh peraih suara terbanyak berikutnya dari partai dan daerah pemilihan yang sama.
Dan semua indikator mengarah pada satu nama: Adela Kanasya Adies.
Pada Pemilu Legislatif 2024, Adela maju sebagai calon anggota DPR RI dari Partai Golkar di Daerah Pemilihan Jawa Timur I, meliputi Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo. Ia berada di nomor urut 10 — posisi yang kerap dianggap “penggembira”.
Berdasarkan data resmi KPU, Adela berhasil meraih 12.792 suara sah. Perolehan itu menempatkannya di peringkat kedua tertinggi di internal Partai Golkar dapil tersebut, tepat di bawah sang ayah yang meraih 147.185 suara.
Kondisi ini membuat Adela secara hukum menjadi sosok paling berhak mengisi kursi parlemen yang ditinggalkan Adies Kadir, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3).
Bertarung di Dapil yang Sama dengan Sang Ayah
Yang menarik, Adela dan Adies Kadir bertarung di partai dan dapil yang sama pada Pemilu 2024. Fenomena ini jarang terjadi, namun sah secara aturan.
Meski bersaing dengan figur besar yang juga ayahnya sendiri, Adela justru menunjukkan bahwa basis dukungannya bukan sekadar “warisan politik”. Ribuan pemilih tetap menjatuhkan pilihan padanya.
Kini, perolehan suara itu menjadi tiket yang membawanya semakin dekat ke Senayan.
Di luar dunia politik, Adela Kanasya Adies dikenal sebagai sosok profesional di bidang kesehatan.
Meski lahir di Surabaya, Adela menghabiskan masa remajanya di Jakarta dan menempuh pendidikan di SMP Islam Al-Azhar Kelapa Gading. Saat memasuki perguruan tinggi, ia kembali ke kota kelahirannya dan kuliah di Universitas Airlangga, Surabaya.
Ia menyandang gelar dokter, bahkan melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar Doctor of Medicine (S2). Saat ini, Adela aktif sebagai praktisi estetika medis. [a46]









Jadilah yang pertama berkomentar di sini