Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Stasiun KRL Jatake Resmi Beroperasi, Layani Hingga 20 Ribu Penumpang per Hari

stasiun krl jatake dengan kapasitas 20.000 penumpang per hari diresmikan hari ini, rabu (28/1/2026). (foto: x/tfjakarta).
Stasiun KRL Jatake dengan kapasitas 20.000 penumpang per hari diresmikan hari ini, Rabu (28/1/2026). (Foto: X/Tfjakarta).

Tangerang, Sinata.id — Simpul baru transportasi massal resmi hadir di barat Jakarta. Stasiun KRL Jatake mulai melayani penumpang hari ini, Rabu (28/1/2026), menandai penguatan konektivitas perkotaan Kabupaten Tangerang dengan pusat aktivitas Jabodetabek.

Peresmian stasiun dilakukan oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Gubernur Banten Andra Soni. Kehadiran Stasiun Jatake diproyeksikan menjadi pengungkit mobilitas harian warga sekaligus katalis pertumbuhan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD).

Advertisement

Dalam sambutannya, Menhub menegaskan arah pembangunan transportasi publik kini menitikberatkan pada ekosistem yang saling terhubung—bukan sekadar menambah infrastruktur. Integrasi layanan, efisiensi perjalanan, dan kedekatan dengan pusat permukiman serta ekonomi menjadi kunci agar angkutan massal benar-benar dipilih masyarakat.

“Transportasi publik harus tumbuh seiring perkembangan wilayah. Itu menuntut kolaborasi kuat lintas pihak agar manfaatnya terasa langsung,” ujar Menhub, dikutip Rabu (28/1/2025)

Baca Juga  H-3 Lebaran Masih Sepi, KAI Buka Peluang Mudik Lebih Panjang Mulai 18 Maret 2026

Stasiun Jatake dibangun melalui skema kolaboratif tanpa menggunakan APBN, mencerminkan model pembiayaan kreatif yang adaptif dan berorientasi keberlanjutan. Pola ini dinilai membuka ruang percepatan pembangunan simpul transportasi di kawasan berkembang.

Gubernur Banten menilai operasional Stasiun Jatake akan memperkuat konektivitas regional dan meningkatkan daya saing kawasan BSD sebagai aglomerasi TOD. Pengalaman di Banten, kata dia, menunjukkan jaringan kereta berperan besar mendorong pemerataan ekonomi.

“Setiap simpul perkeretaapian berpotensi menjadi pusat aktivitas baru masyarakat,” tutur Andra Soni, seraya menyampaikan harapan perluasan jaringan hingga wilayah selatan Banten, termasuk rencana pengaktifan kembali lintas Rangkasbitung–Pandeglang–Labuan.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menjelaskan, Stasiun Jatake berdiri di atas bangunan seluas 3.198 m² dengan kapasitas layanan hingga 20.000 penumpang per hari. Operasionalnya didukung frekuensi Commuter Line dengan headway 5–10 menit, fasilitas parkir, integrasi antarmoda, serta ruang pengembangan lanjutan.

Baca Juga  Hampir 800 Ribu Tiket Kereta Api Reguler Diserbu Pemudik

“Stasiun Jatake dibangun lewat creative financing bersama PT Bumi Serpong Damai Tbk dengan pendekatan TOD. Ini sejalan dengan kebijakan penguatan transportasi massal yang terintegrasi dengan pertumbuhan wilayah,” kata Bobby.

Tingginya mobilitas usia produktif di Tangerang tercermin dari 77,55 juta pengguna Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung sepanjang 2025—indikasi kuat peran KRL sebagai tulang punggung aktivitas harian penyangga Jakarta.

Kementerian Perhubungan menyambut positif pengoperasian Stasiun Jatake dan mendorong replikasi pola kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi penguatan transportasi publik nasional.

Jalur & Rute KRL Stasiun Jatake

Arah Jatake → Tanah Abang

Cicayur – Cisauk – Serpong – Rawa Buntu – Sudimara – Jurang Mangu – Pondok Ranji – Kebayoran – Palmerah – Tanah Abang

Baca Juga  Pencuri Kabel Sinyal Kereta di Belawan Tertangkap Tangan

Arah Jatake → Rangkasbitung

Parung Panjang – Cilejit – Daru – Tenjo – Tigaraksa – Cikoya – Maja – Citeras – Rangkasbitung

Lintasan Lengkap Tanah Abang–Rangkasbitung (PP)

Tanah Abang – Palmerah – Kebayoran – Pondok Ranji – Jurang Mangu – Sudimara – Rawa Buntu – Serpong – Cisauk – Cicayur – Jatake – Parung Panjang – Cilejit – Daru – Tenjo – Tigaraksa – Cikoya – Maja – Citeras – Rangkasbitung (PP). [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini