Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Hukum & Peristiwa

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Yogyakarta, Getaran Terasa Hingga Sekitar DIY

gempa magnitudo 4,5 guncang yogyakarta, getaran terasa hingga sekitar diy
IlustrasI gempa bumi. (medcom)

Yogyakarta, Sinata.id – Gempa bumi tektonik bermagnitudo 4,5 mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa (27/1/2026) pukul 13.15.32 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan pusat gempa berada di darat, sekitar 16 kilometer timur Kabupaten Bantul, dengan kedalaman 11 kilometer.

Advertisement

Berdasarkan data BMKG, gempa terjadi pada koordinat 7,87 Lintang Selatan dan 110,49 Bujur Timur. Guncangan dirasakan dengan intensitas III MMI di Sleman, Kulon Progo, Gunungkidul, dan Magelang. Sementara itu, getaran dengan skala II MMI dirasakan di Pacitan, Solo, Trenggalek, Purworejo, dan Wonogiri.

Sejumlah warga mengaku merasakan guncangan cukup kuat. Wayahdi, warga Banguntapan, Kabupaten Bantul, mengatakan gempa membuat warga di sekitarnya terkejut dan keluar dari ruangan.

Baca Juga  Gempa M 7,6 Guncang Sulawesi Utara, Gelombang Tsunami Terdeteksi di Lima Wilayah

Baca juga:Gempa M 5,7 Guncang Pacitan, Getaran Terasa hingga Yogyakarta dan Bali

“Waktu gempa, kami langsung keluar dari ruang kelas,” ujarnya melalui pesan singkat.

Hal serupa disampaikan Rahayu, warga Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman. Ia mengaku kaget saat sedang bekerja di kantor.
“Semua langsung keluar ruangan,” katanya.

Sementara itu, Ernawati, warga Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, menyebutkan guncangan gempa kali ini terasa lebih kuat dibandingkan gempa sebelumnya.
“Gempa siang ini lebih terasa, orang-orang langsung keluar rumah,” ungkapnya.

Baca juga:Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Donggala, BMKG Pastikan Tak Tsunami

BMKG menegaskan informasi awal gempa disampaikan untuk mengutamakan kecepatan, sehingga data dapat mengalami pembaruan seiring kelengkapan hasil analisis. Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. (A02)

Baca Juga  Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Donggala, BMKG Pastikan Tak Tsunami

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini