Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Pematangsiantar

Anak Korban Pencurian Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku

anak korban pencurian minta polisi segera tangkap pelaku
Rina Butar-butar

Pematangsiantar, Sinata.id – Anak dari Nurmi Purba, korban pencurian uang tunai dan perhiasan emas senilai Rp101 juta, mendesak aparat kepolisian agar segera menindaklanjuti laporan yang telah dibuat di Polsek Siantar Utara beberapa waktu lalu.

Rina Butar-butar menyampaikan harapannya secara langsung kepada jajaran kepolisian saat berada di Polsek Siantar Utara, Senin (26/1/2026). Ia meminta Kapolda Sumatera Utara dan Kapolres Pematangsiantar memberi perhatian serius terhadap kasus yang menimpa ibunya. “Besar harapan kami agar pelaku segera ditangkap,” ujar Rina.

Advertisement

Ia menuturkan, sejak peristiwa pencurian tersebut, sang ibu mengalami tekanan psikologis berat, trauma, hingga jatuh sakit. Menurutnya, kejadian ini juga menimbulkan rasa tidak aman di kalangan pedagang, khususnya yang beraktivitas di Pasar Parluasan.

Baca Juga  LBH Siantar Layangkan Somasi ke PT Indoin Terkait Hak Karyawan

Rina berharap pihak kepolisian dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat kecil agar bisa kembali berjualan tanpa rasa takut. Ia juga mengimbau pelaku agar menyerahkan diri, serta meminta masyarakat yang mengetahui identitas pelaku untuk melapor kepada aparat penegak hukum.

“Barang itu bukan hakmu. Itu hasil kerja keras mamak saya yang setiap hari berjuang sejak dini hari demi tabungan masa tuanya,” ucap Rina dengan suara bergetar.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Siantar Utara, Ipda Ricardo Rajagukguk, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya penyelidikan, termasuk metode Mambis atau deteksi wajah, namun belum membuahkan hasil.

“Kami sudah melakukan upaya identifikasi, namun belum berhasil. Proses pencarian terus berjalan dan kami masih mengumpulkan informasi,” jelasnya.

Baca Juga  Kakan Kemenhaj: Persiapan Keberangkatan Calhaj Sudah 100 Persen

Diketahui sebelumnya, Nurmi Purba (62), pedagang asal Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, juga menyuarakan permintaannya agar kepolisian segera mengungkap dan menangkap pelaku. Uang dan emas yang dicuri merupakan tabungan yang dikumpulkannya selama puluhan tahun sebagai persiapan masa tua.

Permohonan itu disampaikan Nurmi di lokasi ia berjualan di Jalan Patuan Nagari, Kota Pematangsiantar, Selasa (20/1/2026), sambil berharap barang berharganya tidak segera dijual oleh pelaku. (SN14)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini