Pematangsiantar, Sinata.id — Keluarga besar SMP Mars Kota Pematangsiantar berduka atas meninggalnya salah satu siswinya, Velly Irawan (15), yang diduga menjadi korban kecelakaan tertabrak kereta api pada Kamis (22/1/2026) sore.
Pihak sekolah menyampaikan rasa duka mendalam atas kepergian Velly yang dikenal sebagai siswi berperilaku baik, ramah, dan ceria. Kepastian bahwa Velly merupakan korban kecelakaan tersebut baru diketahui pihak sekolah pada Jumat (23/1/2026) sore.
Sebelumnya, pada Jumat pagi, pihak sekolah merasa heran karena Velly tidak masuk sekolah tanpa keterangan. Upaya menghubungi yang bersangkutan juga tidak membuahkan hasil.
“Pada hari Jumat itu Velly tidak masuk sekolah, kami mencoba menghubungi nomor teleponnya, tetapi tidak aktif. Kami merasa heran karena biasanya dia selalu hadir,” ujar Judika Sianturi, Guru Bidang Kesiswaan SMP Mars, saat ditemui di lingkungan sekolah di Jalan Ahmad Yani, Senin (26/1/2026).
Baca juga:Velly Irawan Dikenal sebagai Sosok Pendiam, Lembut dan Perhatian
Judika menjelaskan, sehari sebelum kejadian, Velly masih mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa dan tidak menunjukkan tanda-tanda yang mencurigakan.
“Kami sama sekali tidak menyangka kepergiannya terjadi begitu cepat,” tuturnya.
Menurutnya, Velly dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul, murah senyum, dan rajin menyapa siapa pun. Dalam bidang akademik, almarhumah juga dinilai mampu mengikuti pelajaran dengan baik serta tidak pernah memiliki masalah di sekolah.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, keluarga besar SMP Mars menggelar doa bersama usai pelaksanaan upacara bendera pada Senin pagi, untuk mendoakan almarhumah Velly.
Baca juga:Remaja Korban Kecelakaan Kereta Api di Pematangsiantar Dimakamkan Hari Ini
“Tadi setelah upacara bendera, kami mengadakan doa bersama untuk mendoakan Velly,” kata Judika. (SN14)









Jadilah yang pertama berkomentar di sini