Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Simalungun

Akses ke Kantor Camat Rusak Parah, Jalan 7 Km di Gunung Malela Dibiarkan Bertahun-tahun

akses ke kantor camat rusak parah, jalan 7 km di gunung malela dibiarkan bertahun-tahun
Kondisi jalan yang rusak parah di Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun. (sinata)

Simalungun, Sinata.id – Persoalan infrastruktur jalan masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan di Kabupaten Simalungun.

Salah satu ruas yang menjadi sorotan adalah jalan sepanjang sekitar tujuh kilometer di Kecamatan Gunung Malela yang hingga kini belum mendapat penanganan perbaikan secara menyeluruh.

Advertisement

Jalan tersebut merupakan salah satu akses utama menuju Kantor Camat Gunung Malela. Namun, kondisinya dilaporkan mengalami kerusakan berat dan dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Sebelumnya, ruas jalan ini dikenal berada dalam kondisi baik. Kerusakan mulai terjadi sejak jembatan di kawasan PT SIPEF putus, sehingga jalan tersebut difungsikan sebagai jalur alternatif utama beberapa tahun lalu.

Baca juga:Jalan Rusak Parah di Ujung Purba Simalungun Dikeluhkan Warga

Baca Juga  Sosialisasi APBD 2026, Pemkab Simalungun Tekankan Efisiensi dan Akuntabilitas

Sejak saat itu, volume kendaraan berat seperti bus dan truk meningkat tajam. Beban lalu lintas yang melebihi daya dukung jalan membuat struktur aspal dan badan jalan tidak mampu bertahan, hingga akhirnya mengalami kerusakan parah.

Kerusakan jalan terlihat hampir merata, mulai dari Nagori Serapuh, Margu Mulyo, Silulu, Dolok Malela, hingga ke arah Bandar Siantar. Di sejumlah titik, aspal terkelupas, berlubang, dan menjadi licin saat hujan.

Warga setempat mengaku kecewa karena kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa kejelasan penanganan dari pemerintah. Mereka menyebut janji perbaikan yang disampaikan sebelumnya belum juga terealisasi.

“Dari dulu sudah sering dijanjikan akan diperbaiki, tetapi sampai sekarang belum ada realisasinya,” ujar Darno, salah seorang warga, Kamis (22/1/2026).

Baca Juga  Mahasiswa Bongkar Kejanggalan Bimtek BUMNag di Simalungun

Ia menambahkan, kondisi jalan yang rusak kerap memicu kecelakaan lalu lintas serta menyebabkan kerusakan kendaraan, terutama saat musim hujan. Lubang jalan yang tertutup genangan air sering kali tidak terlihat oleh pengendara.

“Kalau hujan, lubang jalan tertutup air dan tidak kelihatan. Banyak pengendara jatuh, bahkan sepeda motor rusak karena kondisi jalan ini,” ungkapnya.

Baca juga:Di Simalungun, Jalan Rusak Tak Diperbaiki Meski Warga Berulang Mengadu

Sementara itu, pihak Kecamatan Gunung Malela mengaku telah berulang kali menyampaikan persoalan tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun.

Sekretaris Kecamatan Gunung Malela, Sugiarto, mengatakan usulan perbaikan jalan selalu disampaikan dalam berbagai forum resmi di tingkat kabupaten.

“Permasalahan jalan ini sudah berulang kali kami usulkan. Dalam setiap musyawarah di tingkat kabupaten, kami selalu menyampaikan agar jalan ini segera mendapatkan penanganan,” katanya saat dikonfirmasi.

Baca Juga  920 P3K Terima SK Pengangkatan dari Bupati Simalungun

Sugiarto juga berharap agar Bupati Simalungun dapat merealisasikan komitmen yang pernah disampaikan saat masa kampanye pemilihan kepala daerah.

“Kami berharap janji Bupati Simalungun dapat ditepati. Jalan ini sangat vital karena berdampak langsung terhadap aktivitas pemerintahan dan keselamatan masyarakat,” tegasnya. (SN10)

 

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini