Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Pematangsiantar

Warung Lontong Malam Ramadhani di Jalan Rakutta Sembiring Terbakar

warung lontong malam ramadhani di jalan rakutta sembiring terbakar
Warung Lontong Malam di Jalan Rakutta Sembiring, terbakar

Pematangsiantar, Sinata.Id — Warung Lontong Malam di Lorong Baja, Jalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara,  Minggu (11/1/2026), terbakar.

Warung Lontong Malam itu kemudian diketahui merupakan usaha milik Ramadhani. Sedangkan pemilik bangunan rumah adalah Bonar Siregar.

Advertisement

Peristiwa kebakaran di siang hari ini sempat membuat warga sekitar heboh. Api tampak membesar dengan cepat melahap bangunan usaha warung lontong tersebut.

Pantauan di lokasi, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Pematangsiantar bergerak cepat melakukan upaya pemadaman, agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Sebanyak lima unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian.

Baca Juga  Besi Diduga Digelapkan, Proyek Drainase di Jalan Bah Tongguran Siantar Utara Buat Warga Geram

Kepala Bidang Damkar pada Dinas Damkarmat, Josua Haloho mengatakan, objek yang terbakar merupakan satu unit rumah yang difungsikan sebagai usaha lontong malam, dengan luas area sekitar 6 meter x 20 meter.

“Penyebab kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini,” jelas Jhosua.

Akibat kejadian tersebut, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan proses “pendinginan” untuk memastikan situasi benar-benar aman dan terkendali. (SN10).

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini