Info Market CPO
πŸ—“ Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.5K β€’ 0.2K β€’ 2.6K β€’DMI β€’ DMI β€’ LOCO PARINDU β€’ FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
Pematangsiantar

Pasokan Air Terganggu 2 Hari, Perumda Tirta Uli Bilang Karena Akar Pohon

pasokan air terganggu 2 hari, perumda tirta uli bilang karena akar pohon
Perumda Tirta Uli. ist

Pematangsiantar, Sinata.id – Sejumlah warga di Jalan Darussalam, Kelurahan Pondok Sayur, mengalami gangguan pasokan air bersih selama dua hari, sejak Jumat (9/1/2026) hingga Sabtu (10/1/2026).

Gangguan tersebut disebabkan kerusakan pipa distribusi air milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Uli.

Advertisement

Pihak Perumda Tirta Uli menjelaskan, kerusakan terjadi akibat akar pohon yang menghambat aliran air di dalam pipa.

Kepala Bagian Humas Perumda Tirta Uli, Dorlim Pasaribu, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Sabtu (10/1/2026) menyampaikan bahwa tim teknis telah diterjunkan untuk melakukan perbaikan.

β€œAkar pohon menyebabkan aliran air terhambat. Setelah dibongkar, akar tersebut mengikuti alur air,” ujar Dorlim.

Ia menambahkan, perbaikan pipa ditargetkan selesai pada hari yang sama.

Baca Juga  Pengamat Minta Wali Kota Wesly Copot Sekda Junaedi

β€œPetugas sudah di lokasi dan pengerjaan dilakukan hari ini,” katanya.

Berdasarkan keterangan warga, pasokan air mulai terhenti pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.

Air sempat kembali mengalir pada sore hari sekitar pukul 18.30 WIB, namun hanya bertahan beberapa jam sebelum kembali mati sekitar pukul 22.30 WIB.

Hingga Sabtu siang, air belum kembali mengalir secara normal ke rumah-rumah warga.

Salah seorang warga, Tasya (22), menyebut gangguan tersebut berdampak pada kebutuhan sehari-hari.

β€œAir mati sudah dua hari. Untuk mandi kami menumpang ke rumah tetangga yang punya sumur bor,” ujarnya.

Baca juga:Β Pelayanan Perumda Tirta Uli Dikeluhkan Warga: “Masih Pagi Air Sudah Tak Jalan”

Baca Juga  Dikeluhkan, Iuran Jaga Malam di Kelurahan Timbang Galung

Ia juga menyampaikan bahwa kondisi air yang sempat mengalir kembali pada Jumat malam terlihat keruh.

β€œAir hidup sebentar, tapi keruh,” katanya.

Gangguan pasokan air tersebut menghambat aktivitas warga, terutama untuk kebutuhan mandi, memasak, dan air minum. Sebagian warga memilih membeli air dari luar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Hingga berita ini diterbitkan, proses perbaikan masih berlangsung dan Perumda Tirta Uli menyatakan pasokan air akan kembali normal setelah pengerjaan selesai. (SN14)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini