Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K • 2.6K • 0.5K • 0.5K • 0.2K DMI • FOB PALOPO • DMI • DMI • LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Religi

Kelahiran Yesus dan Ketakutan Herodes: Kisah Natal yang Menggugah dan Penuh Makna Spiritual

kelahiran yesus dan ketakutan herodes: kisah natal yang menggugah dan penuh makna spiritual
Pdt. Manser Sagala, M.Th

 

Oleh: Pdt Manser Sagala,M.Th

Advertisement

Kisah kelahiran Yesus bukan hanya menghadirkan sukacita dan harapan, tetapi juga memperlihatkan reaksi penuh kecemasan dari Raja Herodes Agung. Peristiwa ini dicatat dengan jelas dalam Injil Matius pasal 2, yang menampilkan bagaimana kedatangan Sang Mesias mengguncang suasana politik dan spiritual pada masa itu.

1. Kedatangan Orang-orang Majus

  • Beberapa waktu setelah kelahiran Yesus di Betlehem, sejumlah orang Majus dari Timur datang ke Yerusalem. Mereka adalah para ahli bintang yang mengikuti tanda di langit dan membawa pertanyaan besar yang mengejutkan kota itu.

Matius 2:1–2 (TB) menyatakan:
“Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: ‘Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia.’”

Baca Juga  Mengapa Harus Memegang Teguh Janji Tuhan? Dasar Alkitabiah yang Menjadi Kekuatan Iman Orang Percaya

Pertanyaan ini langsung menarik perhatian seluruh Yerusalem dan mengusik ketenangan Raja Herodes.

2. Ketakutan Raja Herodes

Mendengar berita ini, Herodes langsung terkejut. Bagi seorang penguasa yang terkenal paranoid, gelar “Raja orang Yahudi” mengandung ancaman serius.

Matius 2:3 (TB) mencatat:
“Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.”

Herodes mengetahui bahwa bangsa Yahudi menantikan Mesias—Sang Pembebas yang dijanjikan. Kekhawatiran bahwa kekuasaannya tergeser membuat Herodes bereaksi secara ekstrem.

3. Penyelidikan Herodes atas Nubuat Mesias

Untuk memastikan informasi tersebut, Herodes segera memanggil imam kepala dan ahli Taurat. Ia menanyakan di mana Mesias akan dilahirkan.

Dalam Matius 2:4–6 (TB), para ahli Taurat mengutip nubuat Nabi Mikha bahwa Mesias akan lahir di Betlehem. Informasi ini semakin memperkuat ketakutan Herodes akan hadirnya seorang pemimpin yang kelak menggembalakan umat Israel.

Baca Juga  Belajar Bersukacita di Tengah Dukacita dalam Iman Kristen

4. Tipu Daya Herodes

Herodes kemudian memanggil orang Majus secara diam-diam. Dengan kedok ingin “menyembah,” ia meminta mereka mencari keberadaan bayi Yesus.

Matius 2:7–8 (TB) menegaskan bahwa tujuan sebenarnya Herodes adalah untuk membunuh-Nya. Ketakutan akan hilangnya kekuasaan membuat raja itu menggunakan segala cara, termasuk tipu daya.

5. Perlindungan Allah dan Kemarahan Herodes

Setiba di Betlehem, orang-orang Majus menemukan Yesus dan mempersembahkan hormat serta hadiah. Namun Tuhan memperingatkan mereka dalam mimpi agar tidak kembali kepada Herodes.

Matius 2:12 (TB):
“Dan karena diperingatkan dalam mimpi… mereka kembali ke negerinya melalui jalan lain.”

Mengetahui bahwa ia telah dikelabui, Herodes murka dan memerintahkan pembantaian semua anak laki-laki berusia dua tahun ke bawah di Betlehem dan sekitarnya (Matius 2:16). Tindakan keji ini menjadi salah satu tragedi paling kelam dalam sejarah kelahiran Yesus.

Baca Juga  Jangan Takut! Bayangan Masalah Selalu Lebih Besar dari Kenyataannya.

Peristiwa ini menunjukkan kontras tajam antara penyembahan tulus orang Majus dan penolakan penuh kebencian oleh Herodes.

Melalui kisah ini, kita diingatkan bahwa terang Kristus selalu hadir di tengah gelapnya dunia. Meskipun ancaman, ketakutan, dan kejahatan mencoba menghalanginya, rencana Allah tetap berjalan dengan sempurna. Kelahiran Yesus membawa harapan yang tidak dapat dipadamkan oleh kuasa mana pun di bumi.( A27).

Tuhan Yesus memberkati kita semua.
Cp Konseling dan Doa Permohonan: 0812762709
Pdt. Manser Sagala, M.Th

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini