Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Buronan Kasus Perzinahan Ditangkap di Pematangsiantar

buronan kasus perzinahan ditangkap tim tabur kejaksaan tinggi sumatera utara bersama tim intelijen kejari pematangsiantar.
Terpidana Ruben dengan tangan terborgol (dua dari kiri) ditangkap setelah ditetapkan DPO. (Foto: ist)

Pematangsiantar, Sinata.id – Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara bersama Tim Intelijen Kejari Pematangsiantar berhasil menangkap Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buronan kasus perzinahan di Pematangsiantar.

Buronan bernama Ruben Hard P Silitonga alias Ruben dibekuk tim dari kediamannya di Jalan Farel Pasaribu, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Siantar Selatan, Rabu (23/4/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Advertisement

Penangkapan dilakukan setelah Ruben ditetapkan sebagai buronan sejak 13 Juni 2022 oleh Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai atau Kejari Sergai, menyusul ketidakhadirannya dalam pemanggilan eksekusi yang dilakukan secara patut oleh jaksa.

“Terpidana Ruben didakwa melakukan tindak pidana perzinahan dengan wanitanya yang sudah menjalani hukuman. Terpidana berdasarkan Putusan Pengadilan Tinggi No.643/Pid/2017/PT.MDN tanggal 21 November 2017 melanggar Pasal 284 ayat (1) ke 2a KUHPidana dengan pidana penjara selama 5 bulan,” ujar Kasi Penkum Kejati Sumut, Adre Wanda Ginting kepada Sinata.id

Baca Juga  Diduga Rencana Pembunuhan di Pematangsiantar Terekam CCTV, Korban Lapor Polisi

Adre juga menyampaikan bahwa saat diamankan, Ruben tidak melakukan perlawanan dan bersikap kooperatif. Ia kemudian dibawa ke kantor Kejati Sumut untuk pemeriksaan administrasi dan kesehatan sebelum diserahkan ke Jaksa Kejari Sergai.

Dijelaskan pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelaksanaan tugas Kejaksaan dalam mengeksekusi putusan hukum yang telah berkekuatan tetap, serta untuk memastikan adanya kepastian hukum bagi seluruh pihak terkait.

Kronologi Kasus

Melansir Facebook Kejaksaan Negeri Serdang Bedagai, kasus bermula saat Ruben bersama terdakwa lainnya, dr Risnawati Bangun, melakukan hubungan badan di sebuah kamar Hotel Grand Family, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Senin, 21 November 2016 sekitar pukul 14.30 WIB

Saat kejadian, Ruben mengetahui bahwa pasangannya dalam perbuatan tersebut adalah seorang perempuan yang telah menikah.

Baca Juga  Peringati Hari Kartini, Kejari Pematangsiantar Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Donor Darah Gratis

Usai penangkapan, terpidana diserahkan langsung kepada Kasi Pidum Kejari Sergai, Berkat M Harefa, dan Kasi Intel Hasan Afif Muhammad, untuk selanjutnya dieksekusi ke lembaga pemasyarakatan menjalani hukuman. (*)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini