Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Arema FC Keok, Marcos Santos Minta Maaf

arema fc kembali gagal menang di stadion kanjuruhan usai dikalahkan persija jakarta 1-2 pada laga pekan ke-12 bri super league 2025/2026.
Pelatih Arema FC di BRI Super League 2025-2026, Marcos Santos. (Dok. Ileague.id)

Sinata.id – Stadion Kanjuruhan kembali jadi saksi betapa sulitnya Arema FC meraih kemenangan di rumah sendiri. Dalam laga pekan ke-12 BRI Super League 2025/2026, Sabtu (8/11/2025), Singo Edan dipaksa tunduk oleh tamunya, Persija Jakarta, dengan skor 1-2. Kekalahan ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Arema dalam empat laga terakhir di kandang.

Suasana sempat bergemuruh saat Valdeci Moreira membuka keunggulan cepat di menit ke-12. Gol tersebut seperti menghidupkan kembali semangat Aremania yang memadati tribun Kanjuruhan. Namun, euforia itu tak bertahan lama. Hanya dalam dua menit di babak kedua, Eksel Runtukahu menjadi mimpi buruk tuan rumah lewat dua gol cepat di menit ke-48 dan 50 yang membalikkan keadaan untuk Macan Kemayoran.

Advertisement

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Dalam konferensi pers seusai laga, pelatih asal Brasil itu menyebut kondisi fisik para pemain menjadi penyebab utama kejatuhan timnya.

Baca Juga  Preview Bhayangkara FC vs Persija Jakarta: Duel Sengit di Pekan 26 Super League 2026

“Pertandingan ini sulit. Banyak pemain belum 100 persen setelah perjalanan jauh dari laga tandang sebelumnya. Recovery minim, jadi susah untuk tampil maksimal,” ujar Marcos, dikutip Senin (10/11/2025).

Baca Juga: Jalan Pulang Shin Tae yong ke Timnas Kian Terbuka

Meski begitu, ia mengapresiasi kerja keras para pemain yang sempat menjalankan instruksi dengan baik di babak pertama.

“Skema taktik di babak pertama berjalan luar biasa. Kita unggul cepat. Tapi di babak kedua, dua menit saja hilang fokus, langsung kebobolan dua gol,” ungkapnya.

Tidak hanya kalah, Arema juga harus bermain dengan 10 pemain setelah salah satu penggawa mereka diganjar kartu merah. Situasi itu memperberat langkah Singo Edan untuk mengejar ketertinggalan. Marcos pun meminta maaf kepada Aremania atas hasil yang mengecewakan ini.

Baca Juga  Pengurus Sementara TDBPI Siantar-Simalungun

“Saya minta maaf kepada Aremania. Pemain sudah berjuang keras, tapi hasil belum berpihak. Ini jadi pelajaran penting, terutama soal mengendalikan emosi,” tegasnya.

Marcos juga menyoroti masalah konsentrasi yang kerap jadi kelemahan timnya saat memimpin pertandingan.

“Lawan Persib, kita unggul duluan. Lawan Persija juga begitu. Tapi babak kedua fokus menurun. Hari ini Aremania hampir penuh mendukung, tapi kita kehilangan fokus dan kebobolan dua gol cepat,” tuturnya.

Baca Juga: Kalau PSSI Serius, Shin Tae-yong Siap Kembali!

Kekalahan ini membuat Arema FC tertahan di posisi ke-9 klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 15 poin dari 12 pertandingan. Empat kekalahan beruntun di kandang menjadi alarm keras bagi tim kebanggaan Malang Raya itu.

Baca Juga  Prediksi Persija Jakarta vs Persis Solo: Liga Super 27 April 2026 - Formasi, Statistik, dan Head-to-Head

Situasi ini menambah tekanan bagi Marcos Santos dan skuadnya. Jika tak segera menemukan formula kebangkitan, peluang Arema untuk menembus papan atas akan kian menjauh. Aremania kini menunggu—bukan hanya kemenangan, tapi juga semangat juang yang sejati dari Singo Edan di rumah sendiri. [a46]


penulis: zainal efendi
sumber: –

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini