Info Market CPO
πŸ—“ Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.5K β€’ 0.2K β€’ 2.6K β€’DMI β€’ DMI β€’ LOCO PARINDU β€’ FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
Simalungun

Pemkab Simalungun Didesak Stop Bergantung pada Pejabat Plt

pemkab simalungun didesak stop bergantung pada pejabat plt
Mariono. ist

Simalungun, Sinata.id – Anggota DPRD Simalungun, Mariono, mengkritisi kinerja pemerintah eksekutif tidak akan maksimal selama banyak pimpinan OPD masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt). Ia memperingatkan bahwa status Plt yang memiliki kewenangan terbatas dapat menghambat roda pemerintahan dan menyulitkan proses pengawasan oleh legislatif.

Ketua Fraksi PDI-Perjuangan itu meminta Bupati Simalungun untuk menyegerakan seleksi jabatan agar pimpinan OPD diisi pejabat definitif.

Advertisement

β€œPlt itu memiliki kewenangan yang terbatas. Jadi harus segera didefinitifkan pimpinan OPD yang ada. Kalau dijabat oleh pejabat definitif pastinya roda pemerintahan bisa berjalan dengan baik karena pimpinan definitif memiliki kewenangan penuh dan bisa mengambil langkah strategis untuk setiap kebijakan strategis,” katanya (7/10/2025).

Baca Juga  Kasus HIV/AIDS di Simalungun Masih Tinggi, Dinkes Catat 324 ODHA

Ia menilai, dengan banyaknya Plt di lingkungan OPD Pemerintahan Simalungun pasti menghambat dan memyulitkan pengawasan yang dilakukan legislatif untuk setiap OPD.

β€œKetika kita meminta pertanggungjawaban atas program kerja suatu OPD, biasanya Plt ini memiliki kewenangan terbatas. Semisal, tahun anggaran 2024 kita mintai pertanggungjawabannya, ternyata waktu itu bukan dia yang menjabat. Ini kan jadi repot. Kalau definitif pejabatnya, kita meminta pertanggungjawabannya kan lebih mudah, karena pejabat itu memahami betul persoalan yang akan kita mintai keterangannya,” lanjutnya.

Ia juga pernah menyinggung hal ini dalam pandangan fraksi dalam rapat paripurna beberapa waktu lalu. Ia juga berharap agar Pemkab Simalungun segera membentuk tim seleksi untuk menyeleksi Eselon II. (SN11)

Baca Juga  Juga Merusak Sejarah Simalungun, Konversi Teh ke Sawit di Sidamanik Harus Ditolak

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini