Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 20 Mei 2026 |18:50 WIB |Volume: 0.5K • 2.6K • 0.5K • 0.5K • 0.2K DMI • FOB PALOPO • DMI • DMI • LOCO PARINDU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
N4 N4 (N4)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
- 14500 (IMT) 12100 (IBP) 15500 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
- 11010 (MNA) - 15150 WD
Catatan Pasar
  • Tender PTPN didominasi status WD. Tender DMI mencatat CTR di level 15.500 dengan bidder IMT, IBP, dan PAA. Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder. Tender LOCO PARINDU mencatat penawaran MNA di level 11.010 dengan CTR 15.150.
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
News

Rencana Ambisius NASA Bangun “Desa” di Bulan

rencana ambisius nasa bangun "desa" di bulan
gambar ilustrasi desa di bulan. AI

AS, Sinata.id – Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) dengan percaya diri memproyeksikan pembangunan permukiman manusia permanen dan berkelanjutan di Bulan dalam dekade mendatang. Target ambisius ini, yang disebut sebagai “desa” Bulan, diharapkan dapat terwujud pada 2035.

Ambisi jangka panjang ini didahului oleh serangkaian misi Artemis yang akan segera dimulai. Misi Artemis II, yang dijadwalkan pada Februari 2024, akan mengirim empat astronaut dalam penerbangan terbang-melewati (fly-by) Bulan—yang pertama dalam 50 tahun terakhir.

Advertisement

Puncak dari program ini adalah Artemis III pada 2027, yang rencananya akan mendaratkan dua astronaut di Kutub Selatan Bulan selama tujuh hari.

“Kita akan memiliki kehidupan manusia yang berkelanjutan di Bulan. Bukan sekadar pos terdepan, tetapi sebuah perkampungan,” tegas Administrator NASA, Sean Duffy, dalam sebuah panel di International Aeronautical Congress (IAC) di Sydney, Australia.

Baca Juga  Badan Kehormatan DPRD Tak Bertindak, EK-LMND: Ini Pengkhianatan

Pernyataan ini menegaskan komitmen AS untuk tidak sekadar singgah, tetapi tinggal dan membangun kehadiran jangka panjang di satelit Bumi itu.

Dukungan Teknologi dan Infrastruktur

Untuk mewujudkan “desa” Bulan yang mandiri, NASA mengembangkan beberapa teknologi kunci:

  1. Daya Nuklir: NASA telah meluncurkan inisiatif untuk membangun reaktor fisi di Bulan. Reaktor ini, yang dijuluki Fission Surface Power System, harus mampu menghasilkan daya 100kWe untuk menopang kehidupan selama 14 malam di Bulan ketika panel surya tidak efektif.

  2. Konstruksi In-Situ: NASA meneliti pemanfaatan material Bulan (regolith) untuk membangun struktur. Eksperimen pencampuran semen dalam kondisi gravitasi mikro telah dilakukan di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Struktur base kemungkinan akan dicetak 3D menggunakan tanah dan air yang ditemukan di Kutub Selatan Bulan.

  3. Misi Berkelanjutan: Data geologi dan kondisi lingkungan yang dikumpulkan selama misi Artemis III akan menjadi krusial untuk persiapan pembangunan pangkalan permanen.

Baca Juga  Polres Pematangsiantar Tuding Sinata Sebar Berita Miring, Begini Respons Pimpinan Umum

Lompatan Menuju Mars

Keberhasilan membangun desa di Bulan bukanlah tujuan akhir. Sean Duffy menyatakan bahwa kemajuan pesat juga sedang dibuat untuk misi ke Mars.

Ia meramalkan bahwa AS akan memimpin dalam upaya menempatkan manusia di Planet Merah. Teknologi yang diuji di Bulan, seperti reaktor nuklir dan teknik konstruksi, akan sangat berharga untuk misi Mars yang lebih ekstrem.

Dengan program Artemis, NASA juga ingin memenangkan “perlombaan luar angkasa kedua” melawan China.

“Kami akan kembali ke Bulan, dan kali ini, saat kami menancapkan bendera, kami tinggal di sana,” pungkas Duffy, menegaskan niat permanen Amerika Serikat di luar angkasa. (A58)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini