Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 7 Mei 2026 |18:20 WIB |Volume: 0.5K • 0.2K • 1K DMI • LOCO PARINDU • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15222 15200 (IMT) 15220 (AGM) 15350 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14782 14455 (MNA) 14600 (PBI) 15000 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 1K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Harga relatif stabil pada transaksi DMI
  • Selisih harga antar bidder sangat tipis
  • Masih terdapat lokasi tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Nasional

Biro Pers Istana Kembalikan ID Liputan Jurnalis CNN Indonesia

biro pers istana kembalikan id liputan jurnalis cnn indonesia
Jurnalis Diana Valencia. ist

Jakarta, SInata.id – Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden resmi mengembalikan kartu identitas liputan khusus Istana milik jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia. Pengembalian dilakukan usai pertemuan jajaran redaksi CNN Indonesia dengan pihak BPMI di lingkungan Istana.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, menjelaskan bahwa kartu yang sempat ditarik merupakan identitas khusus liputan Istana.

Advertisement

“Id khusus Istana itu pun akan dikembalikan ke yang bersangkutan disaksikan Pemred yang langsung kami serahkan,” kata Yusuf.

Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari, menilai pengembalian ID tersebut menjawab keresahan kalangan media.

“Semua hari ini terjawab. Id ini artinya dapat jaminan bahwa Diana dapat kembali menjalani tugas seperti sebelumnya,” ujarnya.

Baca Juga  Juara MMA Ronald Siahaan Kecewa Terhadap Walikota Pematangsiantar

Selain mengembalikan kartu, Biro Pers juga menyampaikan permintaan maaf atas pencabutan identitas liputan Diana. Mereka menegaskan insiden serupa tidak akan terulang pada wartawan manapun yang bertugas di Istana.

BPMI menekankan komitmen untuk menjunjung tinggi kebebasan pers sesuai amanat Undang-Undang Pers. Pihak Istana juga menegaskan menghormati peran jurnalis sebagai pilar keempat demokrasi yang menyajikan informasi akurat, kritis, dan akuntabel. (A58)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini