Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Enzo Maresca Angkat Bendera Putih, “Chelsea Mustahil Kejar Liverpool di Premier League”

pelatih chelsea, enzo maresca, blak-blakan menyebut mustahil mengejar liverpool di premier league 2025/2026. ia menyalahkan jadwal padat, krisis cedera, hingga kartu merah sebagai faktor utama.
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca. (MSN)

Sinata.id – Ketika pelatih biasanya berusaha membakar semangat tim dengan kata-kata optimistis, Enzo Maresca justru memilih blak-blakan. Sang pelatih Chelsea itu mengaku mustahil bagi timnya mengejar Liverpool di perburuan gelar Premier League musim ini.

Komentar itu bukan sekadar bentuk kejujuran, tapi juga sinyal betapa berat beban yang kini dipikul The Blues. Bagi sebagian fans, ini terdengar seperti menyerah sebelum perang usai.

Advertisement

Namun, bagi pengamat, apa yang diucapkan Maresca hanyalah realitas yang selama ini sudah mereka prediksi, Chelsea memang belum siap bersaing di level teratas.

Standar yang Sulit Disamai

Maresca tak ragu menunjuk Liverpool sebagai tim yang levelnya di atas semua rival. Dengan konsistensi yang ditunjukkan sejak musim lalu, The Reds dianggap nyaris tak tersentuh.

Baca Juga  Harga Salah Rp 2 Triliun, Liverpool Belum Berniat Menjual

“Jika mereka terus seperti ini, mustahil untuk mengejar. Bukan hanya Chelsea, tapi semua klub,” ucapnya.

Di balik performa yang naik-turun, isu kelelahan sempat mencuat.

Tetapi Maresca justru menunjuk faktor lain, kartu merah. Ia menilai bermain hampir seratus menit dengan sepuluh orang jelas merusak keseimbangan tim.

“Kami punya 70% penguasaan bola saat 10 lawan 10. Tapi ketika 11 lawan 10, justru kami hanya pegang 20%. Itu masalahnya,” kata Maresca..

Krisis Cedera yang Tak Kunjung Usai

Lebih jauh, Maresca mengeluhkan badai cedera yang mengikat tangannya.

Dengan Romeo Lavia dan Dario Essugo menepi, opsi rotasi di lini tengah semakin tipis. Moises Caicedo bahkan dipaksa tampil terus tanpa jeda.

Baca Juga  Remaja 14 Tahun Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik, Polisi Tunggu Hasil Forensik

Ini jelas bukan skenario ideal bagi tim yang berambisi bangkit.

Ketika kualitas pelapis tak mampu menutup celah, beban pemain inti semakin berat, dan risiko cedera lanjutan pun meningkat.

Kambing Hitam Baru

Di akhir penjelasannya, Maresca menyebut faktor eksternal, jadwal Piala Dunia Antarklub.

Ia yakin padatnya agenda baru itu berkontribusi pada meningkatnya jumlah pemain cedera.

“Saya tidak percaya ini terjadi secara acak. Jumlah cedera yang kami alami adalah konsekuensi dari situasi baru ini,” tegasnya.

Dengan nada keluhan itu, Maresca seolah mengirim pesan bahwa Chelsea bukan hanya kalah di lapangan, tapi juga dalam perang melawan kalender kompetisi yang kian padat.

Pernyataan Maresca mungkin terdengar pahit bagi pendukung Chelsea, tapi di sisi lain ini adalah potret kejujuran yang jarang dimiliki pelatih. Ia tidak menutup-nutupi kelemahan tim, tidak pula menyebar janji kosong. (A46)

Baca Juga  Tottenham Hotspur Vs Villarreal, Prediksi & Susunan Pemain

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini