Info Market CPO
🗓 Update: Senin, 4 Mei 2026 |15:05 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15415 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15400 15297 (PAA) 15300 (AGM) 15145 EUP ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15198 (PRISCOLIN) 15097 (PAA) 15100 (AGM) 15215 PRISCOLIN ACC
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14875 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14850 14589 (MNA) 14600 (PBI) 14965 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15035 14589 (MNA) 14700 (PBI) 15065 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • PRISCOLIN unggul pada FOB TDUKU
  • Segmen LOCO masih cenderung melemah dan belum merata
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Marselino Ferdinan Harus Buktikan Diri di AS Trencin

gelandang muda indonesia marselino ferdinan ini ditantang memanfaatkan peluang emas as trencin di liga slovakia.
Gelandang muda Indonesia Marselino Ferdinan. (Bola Net)

Sinata.id – Di kancah sepak bola Eropa, tidak banyak pemain Indonesia yang mendapat perhatian serius dari klub benua biru. Namun Marselino Ferdinan, gelandang muda berbakat berusia 20 tahun, kini memegang tiket emas itu. AS Trencin, klub Liga Slovakia, secara terbuka memberikan dukungan penuh untuk pengembangan kariernya.

Direktur Olahraga AS Trencin, Andrej Zacik, bahkan mengaku sudah lama memantau Marselino.

Advertisement

“Dia adalah talenta luar biasa di sepak bola Indonesia dan Asia. Kami tertarik padanya bahkan sebelum ia bergabung dengan klub Belgia,” ujarnya lewat laman resmi klub, dikutip Senin (22/9/2025).

Pernyataan ini bukan basa-basi: minat sejak awal menunjukkan keyakinan Trencin terhadap potensinya.

Namun Zacik tidak menutup mata terhadap kenyataan bahwa performa eks pemain Persebaya Surabaya itu sempat menurun. Ia menyebut perkembangan Marselino dalam beberapa tahun terakhir “belum ideal”.

Baca Juga  Kisah Pilu Mona, Lokasi "COD" Berubah Jadi TKP Pembunuhan

Bagi Zacik, itu bukan vonis, melainkan janji pendampingan. “Kami akan berusaha membantunya berkembang lagi,” tegasnya.

Bukan Jalan Instan

Saat ini, Marselino masih menyelesaikan formalitas administrasi sebelum resmi merumput bersama Trencin.

Zacik memperingatkan publik untuk bersabar.

“Dalam beberapa hari ke depan, formalitas harus diselesaikan dan ia akan bergabung dengan tim. Ia butuh ruang untuk adaptasi,” jelasnya.

Trencin bahkan menegaskan tidak akan membebani ekspektasi berlebihan dalam minggu-minggu awal. Namun, peluang emas ini tidak datang dua kali.

“Kami tidak bisa terlalu berharap banyak di awal. Semuanya tergantung bagaimana ia memanfaatkan kesempatan,” lanjut Zacik.

Bagi seorang pemain muda, inilah ujian sesungguhnya, bukan sekadar mengenakan jersey baru, tetapi juga membuktikan bahwa ia layak bersaing di level top Eropa.

Baca Juga  Anggota DPR RI: Jangan Remehkan Dinamika Geopolitik Timur Tengah

Pinjaman dari Oxford United

Transfer Marselino ke AS Trencin bukan kepindahan permanen, melainkan mekanisme pinjaman dari klub kasta kedua Inggris, Oxford United. Situasi ini memperjelas bahwa ia harus memanfaatkan panggung Slovakia untuk menunjukkan kapasitasnya sebelum kembali ke Inggris.

Menariknya, pasca Piala Presiden 2025 pada Juli lalu, Marselino sempat tak kunjung bergabung dengan Oxford dan lebih banyak berlatih di Jakarta. Ketidakpastian itu kini menemukan jawaban melalui kesepakatan pinjaman.

Suara Marselino

Di tengah semua sorotan, Marselino memilih nada positif. Ia menyebut dirinya bahagia memulai babak baru. “Saya sangat senang dengan peminjaman ini. Setelah lama menunggu berbagai dokumen, semuanya akhirnya selesai,” ujarnya.

Ia juga tidak lupa mengucapkan terima kasih. “Saya menghargai semua orang yang terlibat dan berterima kasih kepada mereka,” tambahnya. Pemain dengan catatan lima gol dari 37 penampilan bersama Timnas Indonesia ini percaya bisa beradaptasi di Slovak First Football League, kompetisi yang jarang dijamah pemain Asia Tenggara.

Baca Juga  Owen Ragukan Peran Gyokeres di Arsenal Meski Didatangkan Mahal

Jalan Panjang Menuju Reputasi Eropa

Dari perspektif komentator sepak bola, langkah ini bukan sekadar transfer biasa. Marselino berada di titik krusial, membuktikan diri atau tenggelam di pusaran kompetisi Eropa. Dukungan AS Trencin adalah hadiah langka, tapi hadiah itu hanya bermakna jika dimanfaatkan dengan kerja keras dan disiplin.

Kesempatan seperti ini seringkali menentukan karier pemain Asia. Adaptasi terhadap iklim, kultur, dan gaya bermain Eropa bukan perkara mudah. Namun, dengan talenta yang sudah diakui sejak remaja, Marselino punya modal besar. (A46)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini