Info Market CPO
🗓 Update: Selasa, 5 Mei 2026 |14:54 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • LOCO NGABANG • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO LUWU
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15625 15418 15400 - EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
15260 14693 14800 15275 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
15100 14693 14800 15275 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
15075 14693 14700 15175 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi pada transaksi DMI
  • Segmen LOCO masih dalam tekanan harga
  • Belum ada transaksi pada beberapa titik lokasi
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

Harta Kekayaan Wahyudin Moridu Disorot Usai Viral, Warganet: Harta Minus, Mulut Plus

wahyudin moridu dengan santai mengaku “merampok uang negara” saat menuju makassar. ironisnya, ternyata harta kekayaannya minus rp2 juta.
Wahyudin Moridu dengan santai mengaku “merampok uang negara” saat menuju Makassar. Ironisnya, ternyata harta kekayaannya minus Rp2 juta.

Sinata.id – Jika kejujuran adalah mata uang langka di dunia politik, Wahyudin Moridu, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, baru saja menggebrak pasar gelap etika. Dalam sebuah video 30 detik yang viral, ia dengan santai mengaku “merampok uang negara” saat menuju Makassar. Ironisnya, pria yang cengengesan di mobil itu ternyata harta kekayaannya minus Rp2 juta.

Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan Wahyudin, lengkap dengan identitasnya sendiri, berceloteh sambil tertawa: “Kita rampok saja uang negara ini, kita habiskan biar negara ini semakin miskin.”

Advertisement

Baca Juga: Wahyudin Moridu, Anggota DPRD Gorontalo Mengaku Rampok Uang Negara

Sebagai bonus dramatis, ia menyebut membawa “hugel” alias selingkuhan.

Baca Juga  Semangat Kebersamaan: Penjemaatan GKPPD Pematangsiantar ke Kutakerangen dan Gunung Meriah Terkumpul Dana Rp 16.970.000

Publik sontak geger, bukan saja karena pengakuannya, tetapi juga karena kecerobohan dalam berucap.

“Merampok negara di mulut, namun saldo pribadinya merah,” demikian caption salah satu pengguna akun Facebook, dikutip Sabtu (20/9/2025).

Baca Juga: Skandal “Rampok Uang Negara” Wahyudin Moridu, Berujung Drama Permintaan Maaf

Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2024, aset Wahyudin terdiri dari tanah warisan Rp180 juta dan kas Rp18 juta.

Sayangnya, utangnya Rp200 juta. Hasil akhirnya adalah minus Rp2 juta.

Dengan saldo defisit, pernyataan “rampok uang negara” dinilai warganet bukan sekadar candaan.

Usai dihujani kecaman publik, video terbaru Wahyudin muncul kembali, kali ini bukan di jalanan, tapi di video permintaan maaf.

Baca Juga  Naluri Predator Bruno Fernandes Cetak Gol ke-100

Baca Juga: Wahyudin Moridu “Rampok Uang Negara” Dipecat PDIP

Didampingi istrinya, ia memohon ampun kepada rakyat Gorontalo.

“Semua ini murni kesalahan saya… Saya siap menanggung konsekuensi,” ucapnya dengan wajah lesu.

PDIP pun tak menunggu lama, surat pemecatan turun, pergantian antar waktu (PAW) segera dijalankan.

Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun, menegaskan langkah itu adalah bagian menjaga wibawa partai.

“Jangan sampai ada kader yang mencederai hati rakyat. Tindakan Wahyudin jelas tak bisa ditolerir,” tegasnya. (A46)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini