Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
News

4 WNI Diculik Bajak Laut di Perairan Gabon, Akhirnya Bebas

empat wni awak kapal yang diculik bajak laut di perairan gabon, afrika, akhirnya berhasil dibebaskan setelah negosiasi panjang yang melibatkan tni dan otoritas setempat.
Empat WNI awak kapal yang diculik bajak laut di perairan Gabon, Afrika, akhirnya berhasil dibebaskan setelah negosiasi panjang yang melibatkan TNI dan otoritas setempat. (Ilustrasi)

Jakarta, Sinata.id — Empat warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya menjadi korban penculikan kelompok bajak laut di perairan Gabon, Afrika Tengah, akhirnya berhasil dibebaskan. Operasi penyelamatan dilakukan setelah koordinasi intensif antara pemerintah Indonesia, otoritas setempat, dan unsur keamanan, termasuk Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Keempat WNI tersebut diketahui merupakan awak kapal penangkap ikan yang disergap kelompok bersenjata saat kapal mereka beroperasi di Teluk Guinea, kawasan perairan barat Afrika yang dikenal rawan aksi pembajakan.

Advertisement

Disergap Saat Menangkap Ikan

Insiden bermula ketika kapal penangkap ikan berbendera Gabon IB Fish 7 sedang melakukan aktivitas penangkapan ikan di laut. Tiba-tiba, kelompok bersenjata menyerang kapal tersebut dan menculik sejumlah awak kapal.

Baca Juga  3 Anggota Geng Motor Medan Ditangkap, Diburu Hingga ke Tangerang

Kepala Staf Angkatan Laut Gabon Laksamana Madya Charles Hubert Bekale Meyong sebelumnya menjelaskan bahwa serangan dilakukan oleh tiga orang bersenjata.

“Kapal penangkap ikan berbendera Gabon, IB Fish 7, diserang bajak laut saat menangkap ikan sekitar tujuh mil laut tenggara Equata di perairan Gabon,” ujarnya dalam pernyataan yang disiarkan televisi nasional Gabon, dikutip Jumat (6/3/2026).

Dalam serangan tersebut, para pelaku menculik sembilan awak kapal. Selain empat WNI, lima korban lainnya merupakan warga negara China.

Sementara enam awak kapal lainnya yang terdiri dari berbagai kewarganegaraan berhasil selamat dan tetap berada di kapal.

Baca Juga: KPK Bongkar Akal Bulus Korupsi Cukai: Rokok Mesin “Disulap” Jadi Rokok Tangan

Operasi Penyelamatan

Setelah insiden tersebut, pemerintah Indonesia langsung bergerak melakukan koordinasi lintas negara untuk memastikan keselamatan para korban. Upaya diplomasi dan operasi keamanan dilakukan secara paralel hingga akhirnya keempat WNI berhasil dibebaskan.

Baca Juga  Kapolres Pakpak Bharat: Kami Siap Lindungi Warisan Adat Marga Pakpak

Pembebasan para pelaut ini menjadi kabar melegakan bagi keluarga korban dan juga menunjukkan komitmen pemerintah Indonesia dalam melindungi warganya yang bekerja di luar negeri, terutama di wilayah dengan risiko keamanan tinggi.

Teluk Guinea sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah dengan tingkat pembajakan laut tertinggi di dunia. Kawasan ini membentang di sepanjang pantai barat Afrika, dari Senegal hingga Angola, dan kerap menjadi sasaran kelompok perompak yang menargetkan kapal dagang maupun kapal penangkap ikan.

Kasus penculikan pelaut di wilayah tersebut bukan yang pertama kali terjadi. Banyak kapal yang melintas di kawasan Teluk Guinea harus meningkatkan pengamanan karena ancaman perompakan yang masih tinggi.

Baca Juga  Pemko Siantar Salurkan 10 Ton Benih Padi untuk Lahan Seluas 400 Hektar

Pemerintah Indonesia sendiri terus memperkuat koordinasi dengan berbagai negara dan organisasi maritim internasional untuk meningkatkan perlindungan terhadap para pelaut Indonesia yang bekerja di kapal asing.

Pembebasan empat WNI di perairan Gabon ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keselamatan pekerja migran di sektor kelautan masih menjadi isu serius yang memerlukan perhatian global. [a46]

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini