Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Dunia

4 Perampok Museum Louvre Ditangkap, Termasuk Seorang Influencer Motocross

perampok museum louvre berhasil ditangkap, termasuk influencer motocross terkenal abdoulaye n. alias doudou cross bitume.
Abdoulaye N alias Doudou Cross Bitume. (Ist)

Sinata.id – Empat perampok Museum Louvre yang mencuri permata mahkota Prancis berhasil ditangkap polisi, salah satunya adalah influencer motocross ternama Abdoulaye N., yang dikenal luas di media sosial dengan nama Doudou Cross Bitume.

Pria berusia 39 tahun itu diringkus di rumahnya di kawasan Aubervilliers, pinggiran Paris, enam hari setelah aksi pencurian pada 19 Oktober 2025. Identitasnya terungkap setelah penyidik menemukan jejak DNA pada etalase dan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian.

Advertisement

Abdoulaye N., dikenal publik daring dengan nama Doudou Cross Bitume, wajah populer di YouTube, Instagram, dan TikTok.

Ia kerap membagikan video trik motor dan tutorial membentuk otot. Namun kini, kehidupannya berbalik 180 derajat, dari selebritas jalanan menjadi buronan internasional.

Baca Juga: Perampok Gasak Perhiasan Senilai Rp1,7 Triliun dalam 7 Menit di Museum Louvre

Baca Juga  PSSI dan Prancis Luncurkan Next Goal, 500 Peserta Siap Dibina untuk Sepak Bola Putri

Jejak DNA di Etalase Louvre

Kepolisian Prancis berhasil mengidentifikasi keterlibatan Abdoulaye setelah menemukan jejak DNA-nya di lokasi pencurian.

Bukti itu menempel pada etalase tempat permata disimpan, serta pada barang-barang yang terbengkalai seperti sarung tangan, rompi hi-vis, dan pemotong cakram, jejak yang menjadi kunci pembongkaran kasus.

Abdoulaye diduga kuat menjadi salah satu dari dua pelaku yang membobol Galeri Apollo, bagian ikonik Museum Louvre yang menyimpan permata kerajaan Prancis.

Aksi dilakukan lewat jendela yang tidak terkunci pada malam 19 Oktober. Setelah berhasil menjarah, mereka kabur dengan sepeda motor berkecepatan tinggi.

Baca Juga: Permata Bersejarah Dicuri, Prancis Tutup Museum Louvre

Aksi Gila di Dunia Maya, Pelarian Nyata di Dunia Nyata

Yang membuat publik terperangah, motor yang digunakan dalam pelarian ternyata sama dengan yang sering muncul dalam videonya, Yamaha TMax.

Baca Juga  Setelah Skandal Perhiasan Raib, Macron Ganti Pimpinan Museum Louvre

Beberapa klip memperlihatkan Abdoulaye memacu motor tersebut di jalanan kota, lengkap dengan gaya khas dan suara mesin yang kini menjadi ciri khas pelarian kriminal Louvre.

Penangkapan dilakukan enam hari pasca kejadian, di rumahnya di kawasan Aubervilliers, pinggiran Paris.

Operasi berlangsung cepat dan senyap. Polisi yang telah membuntutinya selama beberapa hari akhirnya menggerebek kediaman sang influencer pada dini hari.

Berita Nasional: Bulog Bangun 100 Gudang Beras Senilai Rp5 Triliun

Masa Lalu Kelam Sang Influencer

Fakta lain yang menambah warna kelam kasus ini adalah rekam jejak kriminal Abdoulaye.

Berdasarkan laporan harian Le Parisien, pria ini memiliki 15 catatan pelanggaran hukum, mulai dari kasus narkoba hingga mengemudi tanpa surat izin.

Baca Juga  “Wow! Ratusan Telur Dinosaurus Ditemukan di Prancis, Salah Satu Situs Terbesar di Dunia”

Ia bahkan pernah bekerja sebagai petugas keamanan di Centre Pompidou, sebuah ironi yang menohok, dari penjaga keamanan kini justru menjadi tersangka pencurian museum.

Yang lebih mengejutkan, catatan pengadilan mengungkap bahwa pada tahun 2014, Abdoulaye pernah terlibat dalam perampokan toko perhiasan, dan salah satu pelaku dalam kasus itu kini juga ditangkap atas dugaan keterlibatan dalam pencurian Louvre.

Kasus ini bukan hanya mencoreng citra keamanan Museum Louvre sebagai ikon seni dunia, tetapi juga mengguncang dunia digital.

Warganet yang selama ini mengidolakan Doudou Cross Bitume kini dibanjiri kekecewaan.

Banyak yang tidak menyangka bahwa di balik konten penuh adrenalin itu, tersimpan kisah kriminal berulang. [a46]


penulis: zainal efendi
sumber: –

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini