Selain itu, penyidik juga menemukan dugaan manipulasi tangkapan layar pesan teks yang seolah menunjukkan komunikasi antara Kim Sae-ron dan Kim Soo-hyun.
Dalam pernyataannya, agensi Kim Soo-hyun menyebut penangkapan tersebut membuktikan bahwa tuduhan yang beredar selama ini tidak benar.
“Kebenaran akhirnya terbukti. Investigasi mengonfirmasi bahwa seluruh tuduhan dan bukti yang diajukan Hover Lab terhadap Kim Soo-hyun tidak berdasar,” demikian pernyataan agensi sang aktor, dipetik dari BBC.
Sebelumnya, Kim Se-ui membantah seluruh tuduhan. Saat berbicara kepada wartawan sebelum sidang penentuan penahanan, ia menilai permohonan penangkapan terhadap dirinya tidak disusun berdasarkan fakta yang jelas.
Kasus ini sempat mengguncang industri hiburan Korea Selatan karena nama Kim Soo-hyun dikenal sebagai salah satu aktor terbesar di negara tersebut.
Ia membintangi sejumlah drama populer dan menjadi wajah berbagai iklan ternama.
Skandal tersebut mencuat beberapa bulan setelah Kim Sae-ron meninggal dunia pada usia 24 tahun.
Akibat tuduhan yang beredar, aktivitas profesional Kim Soo-hyun disebut lumpuh total.
Dalam dokumen kepolisian yang dikutip media Korea, disebutkan bahwa tuduhan tersebut “menghancurkan fondasi sosial dan ekonomi” sang aktor.
Polisi juga mengungkap bahwa Kim Soo-hyun hingga kini masih menjalani perawatan psikologis akibat tekanan berat yang dialaminya.
Kim Soo-hyun terakhir kali tampil di hadapan publik dalam konferensi pers emosional pada Maret 2025.
Saat itu ia mengakui pernah berpacaran dengan Kim Sae-ron selama satu tahun, namun menegaskan hubungan tersebut terjadi ketika sang aktris sudah dewasa.
“Saya tidak bisa mengakui sesuatu yang tidak saya lakukan,” kata Kim Soo-hyun kala itu. (A08)










Jadilah yang pertama berkomentar di sini