Info Market CPO
🗓 Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K • 0.5K • 0.2K • 2.6K DMI • DMI • LOCO PARINDU • FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K · FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
👥Sumber: Internal Market CPO
Model
Pematangsiantar

Warga Pematangsiantar Keluhkan Obat Kosong di RS Harapan, Ini Klarifikasinya

warga pematangsiantar keluhkan obat kosong di rs harapan, ini klarifikasinya
RS Harapan. (sinata)

Pematangsiantar, Sinata.id — Seorang warga Kota Pematangsiantar mengeluhkan ketersediaan obat di Rumah Sakit (RS) Harapan.

Pasien berinisial ES (64) mengaku kesulitan memperoleh obat rutin yang biasa dikonsumsinya karena stok di apotek rumah sakit sedang kosong.

Advertisement

Peristiwa itu dialami ES pada Kamis (26/2/2026). Saat hendak menebus resep dokter, ia tidak mendapatkan salah satu obat yang biasa diminumnya. Akibat kondisi tersebut, ES mengaku sempat diarahkan untuk membeli obat di luar rumah sakit.

Keluhan ini menjadi perhatian karena ES merupakan peserta layanan BPJS Kesehatan.

Baca juga:Warga Sumut Berobat ke Luar Negeri, Rp7 Triliun Melayang Setiap Tahun

Menanggapi hal tersebut, Humas RS Harapan, Nesli Purba, membenarkan adanya kekosongan pada satu jenis obat di fasilitasnya. Ia menyebut pihaknya juga telah dihubungi BPJS Kesehatan terkait kejadian tersebut.

Baca Juga  Karyawan Mundur, CV Graha Juara Logistik Diduga Langgar Hak Normatif Pekerja

“Ada memang satu obat yang habis, namun kondisi itu sudah dijelaskan kepada pasien,” ujar Nesli saat ditemui di ruang kerjanya di Jalan Farel Pasaribu, Senin (2/3/2026).

Nesli menegaskan pihak rumah sakit telah berupaya segera mengatasi persoalan tersebut. Ia menyebut obat yang dibutuhkan pasien diupayakan tersedia dalam waktu dekat.

“Kami akan segera menghubungi pasien begitu persediaan obat sudah tersedia,” tuturnya.

Terkait informasi bahwa pasien diminta membeli obat di luar, Nesli membantah. Ia menegaskan tidak ada arahan dari pihak rumah sakit, khususnya kepada peserta BPJS Kesehatan, untuk membeli obat di luar.

Baca juga:BPOM Temukan 8 Jenis Obat Paling Rentan Dipalsukan, Apa Saja?

Baca Juga  Jalan Rusak, Rasa Aman dan Jauh dari Inti Kota Membuat Bus Enggan Masuk Terminal Tanjung Pinggir

“Kami tidak pernah menyuruh pasien membeli obat di luar, khususnya pasien BPJS. Pasien sudah menerima dua jenis obat dari tiga resep dokter, sehingga ini kemungkinan hanya miskomunikasi,” katanya. (SN14)

 

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini