Info Market CPO
πŸ—“ Update: Rabu, 13 Mei 2026 |18:41 WIB |Volume: 0.5K β€’ 0.5K β€’ 0.2K β€’ 2.6K β€’DMI β€’ DMI β€’ LOCO PARINDU β€’ FOB PALOPO
HARGA CPO (ACC/WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K Β· DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K Β· DMI
14975 14918 (AGM) 14907 (PAA) 15100 EUP ACC
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K Β· LOCO PARINDU
14535 14399 (MNA) 14400 (PBI) 14750 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 2.6K Β· FOB PALOPO
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • EUP mendominasi transaksi DMI Persaingan harga masih cukup kompetitif antar bidder Tender LOCO PARINDU berakhir WD Tender FOB PALOPO belum terdapat bidder
πŸ‘₯Sumber: Internal Market CPO
Model
Regional

Warga Batubara Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang, Disiksa di Kamboja

muhammad ayub ramadhan, warga desa lubuk ulu, kecamatan datuk lima puluh, kabupaten batubara, kembali ke kampung halaman setelah sempat dilaporkan hilang dan diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (tppo) di kamboja.
Muhammad Ayub Ramadhan. ist

Batubara, Sinata.id – Muhammad Ayub Ramadhan, warga Desa Lubuk Ulu, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batubara, kembali ke kampung halaman setelah sempat dilaporkan hilang dan diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja.

Ayub sebelumnya menerima tawaran kerja di luar negeri dengan janji gaji tinggi. Namun, setibanya di luar negeri, ia justru dibawa ke Kamboja dan dipaksa bekerja di lingkungan tidak manusiawi.

Advertisement

Menurut ayah Ayub, Sutrisno menyatakan, putranya bahkan mengalami penyiksaan dan ancaman pengambilan organ tubuh.

β€œDia disiksa dan dipaksa bekerja. Semua akun media sosialnya dihapus, kami kehilangan kontak selama berbulan-bulan,” ujar Sutrisno, Sabtu (18/10/2025).

Sutrisno menuturkan, Ayub berhasil melarikan diri dan bersembunyi di hutan hingga ditemukan oleh pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja. Setelah melalui proses yang cukup panjang, ia akhirnya dipulangkan ke Indonesia.

Baca Juga  Pemkab Tapteng Pastikan Stok BBM Aman, Koordinasi dengan Pertamina

Sutrisno mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran kerja di luar negeri tanpa jalur resmi.

β€œPastikan legalitas perusahaan dan konsultasikan ke pihak berwenang sebelum berangkat,” katanya.

Saat ini, Ayub masih menjalani pemulihan fisik dan mental di rumahnya. Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai bahaya jaringan perdagangan orang berkedok tawaran kerja di luar negeri. (SN8)

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini