Info Market CPO
🗓 Update: Kamis, 30 April 2026 |18:09 WIB |Volume: 0.5K • 0.3K • 0.2K DMI • FOB TDUKU • LOCO PARINDU • LOCO KEMBAYAN • LOCO NGABANG • LOCO LUWU
HARGA CPO (WD)
Grade EUP WNI IBP CTR Winner
N5 N4 (N5)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15400 (AGM) 15450 - WD
N3 N4 (N3)
Vol: 0.5K · DMI
15312 15225 (KJA) 15205 15450 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.5K · FOB TDUKU
15112 (PRISCOLIN) 14995 (MM) 15000 (AGM) 15250 - WD
N6 N4 (N6)
Vol: 0.2K · LOCO PARINDU
14787 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.3K · LOCO KEMBAYAN
14762 14490 (MNA) 14500 (PBI) 15000 - WD
N13 N4 (N13)
Vol: 0.2K · LOCO NGABANG
14947 14490 (MNA) 14600 (PBI) 15100 - WD
N14 N4 (N14)
Vol: 0.5K · LOCO LUWU
- - - - - NO BIDDER
Catatan Pasar
  • Pasar cenderung melemah pada beberapa lokasi LOCO
  • Persaingan harga cukup ketat antar bidder
  • Masih terdapat beberapa grade tanpa penawaran
👥Sumber: Internal Market CPO
Advertisement
Model
Dunia

Wanita di China Alami Radang Ginjal Akibat Terlalu Sering Mewarnai Rambut

wanita di china alami radang ginjal akibat terlalu sering mewarnai rambut
Gambar ilustrasi pasien alami radang ginjal. AI

China, Sinata.id – Seorang wanita muda di China mengalami peradangan ginjal setelah terlalu sering mewarnai rambutnya. Pasien berusia 20 tahun bernama Hua itu diketahui mengganti warna rambut setiap bulan demi meniru penampilan idolanya.

Kasus ini terungkap setelah Hua menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Rakyat Zhengzhou, usai mengalami bintik merah di kaki, nyeri sendi, dan nyeri perut. Dari hasil pemeriksaan, dokter mendiagnosis Hua menderita radang ginjal.

Advertisement

Dokter Tao Chenyang yang menangani Hua menyebutkan, pewarna rambut yang digunakan pasien menjadi penyebab utama gangguan tersebut. “Hua mewarnai rambutnya setiap kali idolanya mengganti warna rambut. Zat berbahaya dalam pewarna rambut dapat menyebabkan gagal ginjal dan gangguan pernapasan bila digunakan berlebihan,” ujarnya, dikutip dari Henan TV.

Baca Juga  Serangan Kian Membabi Buta, Hampir 100 Drone Iran Hantam Saudi dalam 24 Jam

Penjelasan medis menunjukkan bahwa beberapa bahan kimia dalam pewarna rambut, seperti paraphenylenediamine (PPD), bersifat toksik. Paparan berlebihan terhadap zat ini bisa memicu rhabdomyolysis — kerusakan jaringan otot yang menghasilkan racun berbahaya bagi ginjal. Kondisi ini dapat mengakibatkan gagal ginjal akut, edema saluran napas, hingga gangguan jantung.

Selain PPD, bahan lain seperti propylene glycol, resorsinol, dan timbal asetat juga diketahui berpotensi menimbulkan risiko terhadap kesehatan ginjal. Para ahli mengingatkan, efek buruk tersebut biasanya muncul akibat penggunaan pewarna rambut yang berulang dan dalam jangka panjang.

Oleh karena itu, penggunaan pewarna rambut disarankan dilakukan secara bijak dan sesuai petunjuk, guna mencegah dampak serius pada kesehatan. (A58)

Baca Juga  Ajaib, Pria Inggris Hidup Lagi Setelah 17 Kali Jantungnya Terhenti di Meja Operasi

Advertisement

Komentar

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar di sini